BEMJ SPI Gelar Bedah Novel “Lanang”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Irma Wahyuni

Ruang Teater FAH, UINJKT Online – BEM Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) menggelar acara bedah novel ”Lanang” bersama Penulis Novel “Lanang” Yonathan Raharjo, Kritikus Sastra Sihar Ramses Simatupang, dan editor Penerbit Alvabet Zulkifli di Ruang Teater Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Kamis (28/5).

Acara dihadiri sekitar 80 orang mahasiswa yang di antaranya berasal dari FAH Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI), Bahasa dan Sastra Inggris (BSI), Tarjamah, dan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).

Menurut Editor Alvabet, Zulkifli, Novel “Lanang” merupakan sebuah novel yang mengandung nilai idealisme tinggi. Ia berusaha menguak konspirasi politik kesehatan yang melibatkan tangan-tangan asing di balik wabah-wabah penyakit seperti flu burung.

Di sisi lain, menurut penulis novel itu sendiri, Yonathan Raharjo yang berlatar belakang pendidikan kedokteran hewan mengatakan bahwa Novel ”Lanang” merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap suatu hegemoni, yang terinspirasi dari wabah flu burung.

Sementara kritikus sastra Sihar Ramses Simatupang memaparkan, terdapat sebuah motivasi yang ingin disampaikan penulis kepada para pembacanya, yakni agar lebih kritis menganalisis fenomena di balik segala persoalan negara. 

Ramses melanjutkan, ada persoalan lain yang sebenarnya penting menyangkut kearifan-kearifan lokal, khususnya dalam masalah kesehatan.Novel ini mengundang banyak komentar dari peserta yang hadir pada saat itu, baik berupa apresiasi maupun kritik. []

BEMJ SPI Gelar Bedah Novel “Lanang”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Irma Wahyuni

Ruang Teater FAH, UINJKT Online – BEM Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) menggelar acara bedah novel ”Lanang” bersama Penulis Novel “Lanang” Yonathan Raharjo, Kritikus Sastra Sihar Ramses Simatupang, dan editor Penerbit Alvabet Zulkifli di Ruang Teater Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Kamis (28/5).

Acara dihadiri sekitar 80 orang mahasiswa yang di antaranya berasal dari FAH Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI), Bahasa dan Sastra Inggris (BSI), Tarjamah, dan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).

Menurut Editor Alvabet, Zulkifli, Novel “Lanang” merupakan sebuah novel yang mengandung nilai idealisme tinggi. Ia berusaha menguak konspirasi politik kesehatan yang melibatkan tangan-tangan asing di balik wabah-wabah penyakit seperti flu burung.

Di sisi lain, menurut penulis novel itu sendiri, Yonathan Raharjo yang berlatar belakang pendidikan kedokteran hewan mengatakan bahwa Novel ”Lanang” merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap suatu hegemoni, yang terinspirasi dari wabah flu burung.

Sementara kritikus sastra Sihar Ramses Simatupang memaparkan, terdapat sebuah motivasi yang ingin disampaikan penulis kepada para pembacanya, yakni agar lebih kritis menganalisis fenomena di balik segala persoalan negara. 

Ramses melanjutkan, ada persoalan lain yang sebenarnya penting menyangkut kearifan-kearifan lokal, khususnya dalam masalah kesehatan.Novel ini mengundang banyak komentar dari peserta yang hadir pada saat itu, baik berupa apresiasi maupun kritik. []