Belajar Fotografi Itu Mudah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

FIDKOM, UIN Online – Memotret memang mudah. Namun, untuk membuat foto yang indah perlu belajar. Selain itu, dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan keuletan, sehinga dapat menghasilkan foto yang indah, menarik dan dapat dinikmati orang banyak.

Hal itu dikatakan Redaktur Foto Harian Warta Kota Cahyo Nurdin dalam diskusi tentang “Fotografi sebagai Profesi” yang diselenggarakan mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidikom)  di Ruang Teater Fidkom, Selasa (29/06). Selain Cahyo Nurdin, diskusi juga menghadirkan dosen fotografi Jurusan Jurnalistik Fidikom Drs Joni Arman Hamuid.

“Ada beberapa syarat yang untuk menjadi fotografer profesional antara lain, mengenal kamera dan eksposure, memahami psikologis sosial dan budaya masyarakat, tahu teknik fotografi, dan mampu berkomunikasi dengan baik, “tambah Cahyo Nurdin.

Ia melanjutkan, seorang fotografer harus berani mengambil kesempatan, karena kesempatan hanya datang satu kali. Oleh karena itu, seorang fotografer harus mengetahui dan dapat mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk memberi info setiap foto yang dibuat.

Redaktur Foto Harian Warta Kota melanjutkan, banyak momen yang dapat diabadikan di antaranya acara wisuda, resepsi pernikahan, jalan-jalan, dan aktifitas sosial. “Karena bisa jadi hari tersebut adalah momen penting untuk meningkatkan kualitas hasil foto,” ujarnya.

“Saya berharap setelah acara ini mahasiswa sadar akan pentingnya mengabadikan momen dan kesempatan untuk selalu di dokumentasikan,” ujar Cahyo.[]

Belajar Fotografi Itu Mudah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

FIDKOM, UIN Online – Memotret memang mudah. Namun, untuk membuat foto yang indah perlu belajar. Selain itu, dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan keuletan, sehinga dapat menghasilkan foto yang indah, menarik dan dapat dinikmati orang banyak.

Hal itu dikatakan Redaktur Foto Harian Warta Kota Cahyo Nurdin dalam diskusi tentang “Fotografi sebagai Profesi” yang diselenggarakan mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidikom)  di Ruang Teater Fidkom, Selasa (29/06). Selain Cahyo Nurdin, diskusi juga menghadirkan dosen fotografi Jurusan Jurnalistik Fidikom Drs Joni Arman Hamuid.

“Ada beberapa syarat yang untuk menjadi fotografer profesional antara lain, mengenal kamera dan eksposure, memahami psikologis sosial dan budaya masyarakat, tahu teknik fotografi, dan mampu berkomunikasi dengan baik, “tambah Cahyo Nurdin.

Ia melanjutkan, seorang fotografer harus berani mengambil kesempatan, karena kesempatan hanya datang satu kali. Oleh karena itu, seorang fotografer harus mengetahui dan dapat mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk memberi info setiap foto yang dibuat.

Redaktur Foto Harian Warta Kota melanjutkan, banyak momen yang dapat diabadikan di antaranya acara wisuda, resepsi pernikahan, jalan-jalan, dan aktifitas sosial. “Karena bisa jadi hari tersebut adalah momen penting untuk meningkatkan kualitas hasil foto,” ujarnya.

“Saya berharap setelah acara ini mahasiswa sadar akan pentingnya mengabadikan momen dan kesempatan untuk selalu di dokumentasikan,” ujar Cahyo.[]