Azyumardi Azra Terima Penghargaan CBE Award

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Gedung Pascasarjana, UIN Online – Cendekiawan Muslim yang juga mantan Rektor UIN Jakarta dua periode (1998-2002, 2002-2006) dan kini Direktur Sekolah PascaSarjana, Prof Dr Azyumardi Azra, menerima penghargaan the Commander of the Order of the British Empire (CBE Award) atau “Panglima Kerajaan Inggris” dari Ratu Inggris, Elizabeth II. Penghargaan CBE untuk Azyumardi Azra akan diberikan di kediaman resmi Duta Besar Inggris di Jakarta oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Martin Hatfull, pada 28 September. Dalam pemberian penghargaan tersebut hadir sejumlah pejabat pemerintah Indonesia serta tokoh lintas agama.

Penghargaan diberikan karena Azra dinilai berjasa dan memberikan kontribusi penting dalam membangun hubungan baik antaragama di tingkat internasional, khususnya antara Indonesia dan Inggris. Dan ini terutama ketika ia menjadi Ketua-Bersama UK-Indonesia Islamic Advisory Council (Dewan Penasehat Islam Inggris-Indonesia) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Tony Blair pada Maret 2006. Dewan Penasehat ini aktif dalam menyelenggarakan berbagai program, baik di Inggris maupun Indonesia dalam rangka memperkuat dan memberdayakan hubungan yang damai baik di antara kaum Muslimin sendiri maupun dengan umat-umat beragama lainnya.

“Penghargaan (CBE Award) tersebut tentu bukan hanya kehormatan besar bagi saya, tetapi juga bagi UIN Jakarta dan umat Islam Indonesia yang selalu berusaha mengembangkan Islam washatiyyah, yang damai dan toleran, sehingga dapat menjadi model pada tingkat global”, kata Azra kepada UIN Online di ruang kerjanya, Kamis (23/9).

Menurut Azra, pada 7 Juni 2010, ia dikontak dan diminta kesediaan oleh Duta Besar Inggris Martin Hatfull untuk diusulkan kepada Ratu Inggris menerima CBE Award. Lalu pada 27 Juni 2010 Ratu Inggris menyetujui, dan pada 27 Agustus 2010 pihak Kedubes Inggris menyiapkan proses pemberian penghargaan tersebut yang dilakukan pada 28 September 2010.

Azyumardi Azra merupakan orang pertama Indonesia yang menerima penghargaan yang sangat prestisius ini. Selain itu, Azra juga orang pertama yang mendapat penghargaan CBE yang berasal dari negara bukan Persemakmuran (Commonwealth)—negara dan wilayah yang dulu pernah dikuasai Kerajaan Inggris. Penerima CBE Award lain untuk 2010 adalah Dan Sten Olsson (Inggris) dalam bidang ekonomi, Giuseppe Orsi (Inggris) dalam bidang industri pertahanan, dan Prof Dr Jurgen Karl Erich Schlaeger (Jerman) dalam bidang hubungan Anglo-Jerman.

Kerajaan Inggris sejak 1917 aktif memberikan penghargaan kepada warga sipil dan militer, khususnya bagi Inggris dan negara-negara Persemakmuran, yang berjasa dalam berbagai bidang. Penghargaan tersebut dimulai semasa George Frederick Ernest Albert memangku jabatan sebagai Raja Inggris kelima (George V). Bentuk penghargaan dibagi dalam lima kelas atau tingkat, yakni Knight Grand Cross of the Order of the British Empire (GBE), Knight Commander of the Order of the British Empire (KBE), Commander of the Order of the British Empire (CBE), Officer of the Order of the British Empire (OBE), dan Member of the Order of the British Empire (MBE). (ns)