Azyumardi Azra: Pahami Pelaksanaan Ibadah Haji

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Azyumardi Azra mengatakan, perjalanan ibadah haji yang kian maju seperti bidang transportasi, dan pelayanan membuktikan Indonesia mampu bersaing dengan negara lain.

Demikian hal itu disampaikan Azra dalam Seminar Nasional bertajuk Haji dalam Perspektif Sosial dan Budaya yang diadakan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidkom) bekerja sama dengan Rabithah Haji Indonesia di Auditorium Utama, Kamis (15/4).

“Transportasi misalnya, kalau dulu menggunakan kapal laut yang perjalanannya selama sekitar tiga bulan kini dengan pesawat terbang dapat ditempuh dengan waktu yang singkat,” jelasnya.

Azra menjelaskan, perjalan haji yang kian meningkat, tapi dari pemaknaan perjalanan ibadah haji juga tetap harus diingat. Baginya, menunaikan ibadah haji bukan sekedar perjalanan fisik tapi juga perjalanan spiritual.

“Karena itu jadikan ibadah haji yang telah kita lakukan, menjadi amaliyah keseharian saat ditanah air. Jangan sampai melaksanakan haji sebatas mencari pupuleritas,” ujar anggota Board Of Trustees International Islamic University Islamabad Pakistan itu.*

Azyumardi Azra: Pahami Pelaksanaan Ibadah Haji

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Auditorium Utama, UIN Online - Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Azyumardi Azra mengatakan, perjalanan ibadah haji yang kian maju seperti bidang transportasi, dan pelayanan membuktikan Indonesia mampu bersaing dengan negara lain.

Demikian hal itu disampaikan Azra dalam Seminar Nasional bertajuk Haji dalam Perspektif Sosial dan Budaya yang diadakan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidkom) bekerja sama dengan Rabithah Haji Indonesia di Auditorium Utama, Kamis (15/4).

“Transportasi misalnya, kalau dulu menggunakan kapal laut yang perjalanannya selama sekitar tiga bulan kini dengan pesawat terbang dapat ditempuh dengan waktu yang singkat,” jelasnya.

Azra menjelaskan, perjalan haji yang kian meningkat, tapi dari pemaknaan perjalanan ibadah haji juga tetap harus diingat. Baginya, menunaikan ibadah haji bukan sekedar perjalanan fisik tapi juga perjalanan spiritual.

“Karena itu jadikan ibadah haji yang telah kita lakukan, menjadi amaliyah keseharian saat ditanah air. Jangan sampai melaksanakan haji sebatas mencari pupuleritas,” ujar anggota Board Of Trustees International Islamic University Islamabad Pakistan itu.*