Awal Mei, Pendaftaran Beasiwa DIPA Dibuka Kembali

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Kantor Kemahasiswaan, BERITA UIN Online–Pendaftaran pengajuan beasiswa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UIN Jakarta 2012 akan dibuka kembali pada 1 Mei 2012. Pembukaan pada gelombang kedua ini digelar, karena pendaftar beasiswa belum memenuhi kuota.

“Akan dibuka gelombang kedua. Jadi kita akan buka lagi pada 1 Mei nanti, ” ujar Kepala Bagian (Kabag) Kemahaiswaan UIN Jakarta Drs Ja’far Sanusi MA di ruang kerjanya, Kantor Kemahasiswaan, Senin, (16/4).

Menurutnya, sampai batas akhir per 13 April lalu, jumlah pendaftar beasiswa belum mencapai 6000 mahasiswa. “Padahal kita menyediakan kuota 6000 beasiswa. Karena kurang, maka kita buka lagi gelombang dua,” papar Ja’far.

Dijelaskannya, jumlah pendaftar beasiswa DIPA 2012 pada gelombang pertama baru sekitar 3000-an mahasiswa. “Mereka yang masuk gelombang pertama akan segera diproses, selanjutnya kita mohon agar Rektor mengesahkannya,”harap dia.

Ia menambahkan, untuk beasiswa DIPA 2012 ini UIN Jakarta tidak memberikan kuota tertentu kepada tiap fakultas. “Jadi mereka yang memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan itulah yang berhak menerimanya. Ini akan terseleksi secara otomatis melalui pendaftaran online,”sambung Ja’far.

Beberapa data yang harus dimasukkan via online adalah Nomor Induk Mahasiswa (NIM), Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat, dan lain-lainnya. “Jika ada mahasiswa yang pendapatan keluarganya di atas Rp 3 juta, dia belum tentu berhak menerima,” tutur dia.

Besaran beasiswa DIPA 2012 senilai Rp 1.200.000,00/ tahun/mahasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, mahasiswa harus mendaftar secara online di website https://ais.uinjkt.ac.id/ais. Setiap data yang di-in put harus sama dengan berkas-berkas yang diserahkan ke Bagian Kemahaiswaan. “Kalau tidak sama itu namanya tidak jujur. Itu akan langsung kita delete,”tegas Ja’far.

Oleh karena itu pula, ia menghimbau kepada para pendaftar beasiswa untuk mengisi aplikasi dengan sejujur-jujurnya.”Selain kita verifikasi melalui online, kita juga mengverifikasinya dengan berkas-berkas yang mereka ajukan. Jadi kita sangat teliti agar beasiswa ini diterima yang berhak saja,”imbuhnya. (D. Antariksa)