AS Berkomitmen Bantu Penanganan Bencana di Indonesia

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FDK, UIN Online — Utusan Penasihat Politik Amerika Serikat Darcy F. Zotter mengatakan, Amerika memiliki perhatian besar terhadap bencana yang terjadi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan rumah sakit di Padang.

Zotter mengatakan hal itu saat menyampaikan kuliah umum bertema Kebijakan Luar Negeri Presiden Obama di depan sivitas akademika Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), di gedung FDK, Rabu (6/10). Turut hadir Dekan FDK Dr Arief Subhan MA dan sejumlah dosen.

Rumah sakit yang dimaksud, bisa menampung 300 sampai 400 pasien per hari. Ini bisa terwujud dengan bantuan AS sebesar 7 juta dolar AS. Bantuan itu termasuk generator dan obat-obatan yang disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Selain itu, Pemerintah AS juga memberikan 300 ribu dolar AS kepada organisasi pemerintah untuk menyediakan air bersih, sanitasi, dan penampungan di  daerah gempa.

Di samping membicarakan komitmen terhadap bencana, Darcy juga menjabarkan tentang kebijakan luar negeri AS di bawah pemerintahan Obama. Seperti, menutup penjara di Guantanamo dan meninjau kembali kebijakan penahanan dan interogasi dan melarang melakukan penyiksaan. Berkaitan dengan lingkungan, AS memiliki komitmen untuk menanggulangi masalah perubahan iklim.

Kebijakan yang lain, mengumumkan rencana untuk mengakhiri perang di Irak, strategi untuk menyampaikan ancaman nuklir internasional, membangun dialog baru ekonomi Amerika-China dan mengumumkan kebijakan baru dengan Kuba, Korea Utara, dan Burma. [Elly Afriani]

AS Berkomitmen Bantu Penanganan Bencana di Indonesia

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FDK, UIN Online — Utusan Penasihat Politik Amerika Serikat Darcy F. Zotter mengatakan, Amerika memiliki perhatian besar terhadap bencana yang terjadi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan rumah sakit di Padang.

Zotter mengatakan hal itu saat menyampaikan kuliah umum bertema Kebijakan Luar Negeri Presiden Obama di depan sivitas akademika Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), di gedung FDK, Rabu (6/10). Turut hadir Dekan FDK Dr Arief Subhan MA dan sejumlah dosen.

Rumah sakit yang dimaksud, bisa menampung 300 sampai 400 pasien per hari. Ini bisa terwujud dengan bantuan AS sebesar 7 juta dolar AS. Bantuan itu termasuk generator dan obat-obatan yang disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Selain itu, Pemerintah AS juga memberikan 300 ribu dolar AS kepada organisasi pemerintah untuk menyediakan air bersih, sanitasi, dan penampungan di  daerah gempa.

Di samping membicarakan komitmen terhadap bencana, Darcy juga menjabarkan tentang kebijakan luar negeri AS di bawah pemerintahan Obama. Seperti, menutup penjara di Guantanamo dan meninjau kembali kebijakan penahanan dan interogasi dan melarang melakukan penyiksaan. Berkaitan dengan lingkungan, AS memiliki komitmen untuk menanggulangi masalah perubahan iklim.

Kebijakan yang lain, mengumumkan rencana untuk mengakhiri perang di Irak, strategi untuk menyampaikan ancaman nuklir internasional, membangun dialog baru ekonomi Amerika-China dan mengumumkan kebijakan baru dengan Kuba, Korea Utara, dan Burma. [Elly Afriani]