Arus Damai: Berdakwah dengan Musik Islami

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Plasa Student Centre, UIN Online Dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui musik Islami. Itulah yang dipilih kelompok musik Arus Damai yang berdiri setahun lalu. Pada Minggu malam (21/3) lalu bertempat di Plasa Student Center, Arus Damai menggelar konser bertema  a Massage of Love.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Arus Damai bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat.

Selain Arus Damai, konser juga menghadirkan group band Letto, group nasyid dari luar negeri Haqqani Emsemle (Singapura), Syamil (Singapura Madarash Al-Junaed), dan Aa’shiq al-Rasul (Inggris).

Dalam konser itu, group nasyid Aa’shiq al-Rasul menampilkan beberapa lagu, diantaranya Ya Rabbi al-Musthofa, Qul Yaa Azeem, Blessed Musthofa, Jewel Of Creatin, The Sultan Of Madinah, dan Madinah Tun Nabi. Lagu-lagu tersebut menggambarkan tentang kehidupan negara-negara Islam yang sedang dirundung bencana, khususnya Palestina.

Sementara itu, group nasyid Haqqani Emsemle (Singapura) dan Syamil (Singapura), menyanyikan lagu yang mengambarkan kehidupan manusia dengan Allah, antara lain  Sifatullah, Cukup Allah Bagiku, dan Salawat Badriyah.

Sedangkan dipenghujung acara, group band Letto menyanyikan beberapa lagu, antara lain permintaan hati, ruang hati,  lubang di hati, senyummu, dan jalan yang hilang.  “Lagu-lagu ini saya nyanyikan bertema tentang hati, karena hatilah yang bisa mendekatkan dan merasakan kehadiran Allah,” tutur vokalis band Letto.

Konser tersebut dihadiri sekitar 300-an orang, dari anak-anak, mahasiswa, maupun orang tua yang berasal dari Ciputat dan sekitarnya. []

Arus Damai: Berdakwah dengan Musik Islami

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Plasa Student Centre, UIN Online Dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui musik Islami. Itulah yang dipilih kelompok musik Arus Damai yang berdiri setahun lalu. Pada Minggu malam (21/3) lalu bertempat di Plasa Student Center, Arus Damai menggelar konser bertema  a Massage of Love.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Arus Damai bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat.

Selain Arus Damai, konser juga menghadirkan group band Letto, group nasyid dari luar negeri Haqqani Emsemle (Singapura), Syamil (Singapura Madarash Al-Junaed), dan Aa’shiq al-Rasul (Inggris).

Dalam konser itu, group nasyid Aa’shiq al-Rasul menampilkan beberapa lagu, diantaranya Ya Rabbi al-Musthofa, Qul Yaa Azeem, Blessed Musthofa, Jewel Of Creatin, The Sultan Of Madinah, dan Madinah Tun Nabi. Lagu-lagu tersebut menggambarkan tentang kehidupan negara-negara Islam yang sedang dirundung bencana, khususnya Palestina.

Sementara itu, group nasyid Haqqani Emsemle (Singapura) dan Syamil (Singapura), menyanyikan lagu yang mengambarkan kehidupan manusia dengan Allah, antara lain  Sifatullah, Cukup Allah Bagiku, dan Salawat Badriyah.

Sedangkan dipenghujung acara, group band Letto menyanyikan beberapa lagu, antara lain permintaan hati, ruang hati,  lubang di hati, senyummu, dan jalan yang hilang.  “Lagu-lagu ini saya nyanyikan bertema tentang hati, karena hatilah yang bisa mendekatkan dan merasakan kehadiran Allah,” tutur vokalis band Letto.

Konser tersebut dihadiri sekitar 300-an orang, dari anak-anak, mahasiswa, maupun orang tua yang berasal dari Ciputat dan sekitarnya. []