Arif Rahman: Pendidikan Karakter Penting untuk Ciptakan Masyarakat Berkarakter

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Lindah

Auditorium, BERITA UIN Online - Praktisi Pendidikan dan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Prof Dr Arif Rahman MPd mengatakan, pendidikan merupakan dasar dari kehidupan dan bermasyarakat. Hidup akan berjalan lancar dan sejahtera apabila masyarakatnya berpendidikan. Karena itu, yang menjadi harapan bangsa yaitu masyarakat yang berkarakter.

“Dalam dunia pendidikan, pembentukan karakter sangat diperlukan,” ujar Arif  Rahman dalam kuliah umum bertema Urgensi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Kamis (31/3).

Turut hadir dalam acara tersebut para Pembantu Dekan, Kajur, Sekjur, dan seluruh mahasiswa semester dua Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

Arif melanjutkan, pendidikan karakter dimulai dari hal terkecil seperti pendidikan keluarga. Bagaimana orang tua memberikan contoh yang baik untuk anaknya. Kemudian dilanjutkan dengan pendidikan di sekolah. Bagaimana para guru dapat memberikan suri tauladan yang baik untuk anak didiknya. Selanjutnya pendidikan di lingkungan atau di masyarakat sekitar. Sebab, sedikit banyaknya lingkungan mempunyai potensi dalam pembentukan karakter.

Begitupun di dunia perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu membentuk pribadi yang berakhlak dan berbudi pekerti. Sebab, mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan merupakan calon pendidik yang akan memberikan contoh kepada peserta didiknya kelak.

Senada dengan Arif, Diding Mahfudin selaku Presiden BEM FITK pun angkat bicara. Pendidikan karakter sangat perlu digagas, sebab akhlak pelajar dan mahasiswa sekarang mulai menurun. “Ini merupakan tugas kita bersama untuk memperbaiki dan  mengembangkannya,” katanya.

Lain halnya dengan ketua pelaksana Lailatul Qodriah. Ia mengatakan, sebenarnya pendidikan karakter sangat mudah diciptakan. Tanpa bersandar dengan mata kuliah Caracter Building, pendidikan karakter dapat ditanamkan sendiri dalam kesehariannya. “Pendidikan karakter merupakan ilmu terapan yang dapat diciptakan sendiri yaitu dengan  penanaman suri tauladan untuk diri sendiri, untuk lingungan sekolah dan untuk lingkungan masyarakat,” ujarnya. []