ANRI-UIN Jakarta Lakukan Serahterima SIKD

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan serahterima Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dengan UIN Jakarta. Serahterima dilakukan di ruang Diorama, Selasa (11/10).

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan serahterima Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dengan UIN Jakarta. Serahterima dilakukan di ruang Diorama, Selasa (11/10).

Diorama, BERITA UIN Online— Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan serahterima Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dengan UIN Jakarta. Serahterima dilakukan di ruang Diorama, Selasa (11/10). Dengan sistem e-arsip ini, diharapkan dokumen-dokumen UIN Jakarta mampu terjaga dan terawat. Selain itu,  sistem yang disokong dengan digitalisasi ini mempermudah pencarian dokumen lama ketika dibutuhkan.

Hadir dalam serahterima tersebut sekaligus mewakili Rektor, Wakil Rektor Bidang Kerjasama antar Lembaga Prof Dr Murodi MA, para Kabag, dan Kasubbag. Sedang ANRI, mengutus Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Dr H Andi Kasman, Direktur Kearsipan Pusat Dra Listyaningtyas M, Kasubdit Pusat Dra Sulistyowati, dan Arsiparis Muda Irma Karimatun Ni’mah S.Sos MAP.

Dalam sambutannya, wakil rektor mengapresiasi kerjasama yang dibangun antar kedua lembaga tersebut. Selain itu, dia juga berterimakasih kepada ANRI yang telah bersedia bekerjasama dengan UIN Jakarta sekaligus memberikan pelatihan terkait sistem pengoperasian SIKD.

“Dengan sistem digitalisasi ini, arsip-arsip UIN Jakarta yang merupakan dokumen penting dapat terjaga. Selain itu, sistem ini akan mempermudah pencarian dokumen yang dibutuhkan. Karena, arsip merupakan aset yang sangat penting sebagai perekam kegiatan, sumber-sumber, serta rujukan,” paparnya.

Di tempat yang sama, Dr H Andi Kasman menyampaikan bahwa arsip merupakan mandat pemerintah yang harus dipatuhi. Selain itu, SIKD merupakan sistem yang tengah digalakkan oleh pemerintah untuk diimplementasikan di semua lembaga pemerintahan.

“SIKD merupakan sebuah sistem yang mengelola arsip menjadi informasi, yang nantinya dapat diakses oleh publik, terutama pada jenis arsip terbuka,” tandasnya. (fnh_lrf/indah/usa)