Andy F. Noya: Menjadi Guru Inspiratif Itu Penting

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Aula Student Centre, UIN Online - Kualitas pendidikan di Indonesia masih kurang memuaskan. Hal itu disebabkan kurangnya tenaga pendidikan yang profesional dan berkarakter kuat. Padahal, kesuksesan program pendidikan tak lepas dari peran guru dan manajemen sekolah.

Hal itu disampaikan Andy F. Noya dalam Seminar Pendidikan “Implikasi Manajemen Kurikulum pada Program Pendidikan”, yang diselenggarakan BEM Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) di Aula Student Centre, Kamis (11/11). Dala kesempatan itu, Andy hadir tak hanya memberikan motivasi, namun juga menghibur para peserta yang umumnya berprofesi sebagai guru.

Andy mengungkapkan, sebagai pendidik, guru selalu diidentikkan dengan perubahan dan pembangunan sebuah masyarakat dan negara. Hal itu tercermin dengan pengabdiannya dalam mendidik dan mencerdaskan generasi muda, meski terkadang tanpa imbalan.

“Menjadi guru yang aktif dan kreatif harus punya motivasi yang kuat meskipun dengan keterbatasan yang ada. Banyak guru di daerah pedalaman yang menyambi sebagai penjual tahu, supir bahkan pemulung namun semangat mengajarnya tetap tinggi,” kata pria yang terkenal lewat program program “Kick Andy” itu.

Namun untuk menjadi guru yang kreatif dan memiliki semangat yang kuat, tidaklah cukup hanya mengandalkan profesionalitas. Lebih dari itu perlu menjadi guru kurikulum sekaligus guru inspiratif. Karena menjadi guru kurikulum sekaligus guru inspiratif tidak melihat siswa dari sisi prestasi akademik saja, melainkan dari sisi kecerdasan emosional dan etika.

“Karena menjadi guru merupakan panggilan jiwa, maka selayaknya guru memberikan kata-kata inspiratif yang menyentuh kepada anak didiknya meskipun dengan keterbatasan yang ada. Dengan kata inspiratif tersebut, tak hanya mencetak generasi menjadi intelek, tetapi juga siswa inspirasitif karena kecerdasan spiritual dan etikanya terolah ,”  paparnya. []