Aminef Tawarkan Beasiswa Fulbright

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Perpustakaan Utama, BERITA UIN Online - Pemerintah Amerika Serikat melalui The American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) Indonesia bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikti Kemendikbud) kembali menawarkan beberapa program beasiswa Fulbright pada periode 2013-2014. Batas waktu pendaftarannya masih ditunggu hingga 15 April 2012.

“Tahun akademik 2012/2013 ini, beasiswa Fulbright-Dikti Scholarship Programs 2012 melalui lembaga non profit Aminef kembali menawarkan kepada masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang S-2, S-3, riset dan penelitian, serta studi non-gelar sejumlah universitas di Amerika Serikat,” kata program officer Aminef, Nurise Widjaya, saat menyosialisikan program beasiswa tersebut di Aula Perpustakaan Utama, Rabu (11/1).

Beasiswa yang ditawarkan pada tahun 2012 ini, di antaranya program sarjana atau tenaga profesonal, yaitu Program Master: Fulbright Master’s Degree Program, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, Fulbright Master of Science and Technology Initiative Degree Program. Program Doktor: Fulbright Presidential Scholarship Program(Ph.D.). Program Penelitian: Fulbright Doctoral Dissertation Research Program dan Fulbright Senior Research Program.

Sedangkan untuk program Fulbright Dikti, yaitu  Program Master: Fulbright-DIKTI Master’s Degree Program, Program Doktor: Fulbright-DIKTI Ph.D Program serta Program Penelitian: Fulbright-DIKTI Doctoral Dissertation Research Program dan Fulbright-DIKTI Senior Research Program.

Program khusus lainnya, Fulbright Foreign Language (Indonesian) Teaching Assistant (FLTA) Program, Hubert H. Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Professionals, Community College Initiative Program, ILEP (International Leadership In Education Program) dan Global Undergraduate Exchange program.

Menurut Nurise, syarat umum yang dapat mengajukan aplikasi beasiswa ini di antaranya: sarjana lulusan S-1 dengan IPK minimal 3.0 (skala 4.0), memiliki kualitas kepemimpinan, memiliki pemahaman yang baik tentang Indonesia dan budaya internasional, serta memiliki skor TOEFL institusional 550 atau 6.0 untuk IELTS.

Tahapan penerimaan beasiswa ini adalah seleksi wawancara (Juni-Agustus 2012), tes Internet Based TOEFL dan Graduate Record Examination atau Graduate Management Admission Test (September–Oktober), pengumuman penerimaan di universitas Amerika (Februari-Juni 2013),  dan keberangkatan ke Amerika (Juni-September 2013).

Nurise juga menjelaskan, bagi peminat yang memenuhi persyaratan ada beberapa rahasia khusus agar bisa mendapatkan beasiswa tersebut, misalnya mengingat batas akhir mengumpulkan aplikasi lamaran dan mengisi aplikasi dengan lengkap termasuk studi objektif.

“Karena studi objektif merupakan bagian terpenting dari aplikasi Anda, tim seleksi akan membaca terlebih dahulu studi objektifnya sebelum melihat yang lainnya serta menjawab empat komponen yang ada di studi objektif, seperti menguraikan program studi yang diambil, menjelaskan bidang studi yang cocok dengan latar belakang, menguraikan alasan harus ke Amerika, menceritakan cita-cita dan keterlibatan Anda dengan masyarakat setelah pulang dari Amerika,” katanya.

Rahasia selanjutnya tambah dia, mempelajari tes GRE atau GMAT dan Internet Based TOEFL (IBT) serta memperbaiki studi objektif dan proposal penelitian hingga berkali-kali.[]

 

 

 

 

 

 

 

AMINEF Tawarkan Beasiswa Fulbright

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

 

Gedung Rektorat, UINJKT Online — The American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) menawarkan sejumlah program beasiswa untuk pendidikan S2 dan S3 di sejumlah universitas di Amerika. Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif AMINEF, Michael E. McCoy, saat berkunjung ke Kampus UIN Jakarta, Selasa (24/2). Michael diterima Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat.

 

Kunjungan Michael antara lain untuk memberikan informasi tentang program beasiswa Fulbright kepada mahasiswa, dosen maupun karyawan UIN Jakarta. Tak hanya itu, ia juga menjelaskan program-program Fulbright serta syarat-syarat untuk memperoleh beasiswa.

 

Menurut Michael, Fulbright saat memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi program S2 dan S3 serta penelitian dan beasiswa khusus. Khusus program beasiswa khusus, di antaranya Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) Bahasa Indonesia, Hubert H.Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Profesional, Visiting Specialist Program, dan Community College Summit Initiative Program.

 

Semua beasiswa itu memiliki syarat yang ketat seperti nilai TOEFL minimum 550 dan memiliki ketertarikan yang sangat tinggi pada objek studi yang akan diambil.

 

“Walaupun banyak beasiswa ke Kanada dan Australia, saya yakin pendidikan di Amerika yang terbaik, jadi wajar kalau syaratnya dan seleksinya juga cukup ketat,” jelas Michael.

Michael juga menjelaskan tentang bagaimana memperoleh beasiswa Fulbright. Yang paling penting adalah bagaimana calon peserta membuat proposal pengajuan beasiswa sebanyak satu halaman sebaik mungkin.

Proposal tersebut harus menggambarkan tentang beberapa alasan yang kuat kenapa ingin belajar di Amerika, bidang yang akan dipilih, dan manfaat apa yang bisa diberikan untuk orang lain, lingkungan dan institusi yang diwakilinya.

“Mungkin gampang menulis ini dalam 10 halaman, tapi kalau cuma satu halaman sangat sulit, karena banyak yang ingin ditulis. Selain itu, jangan hanya punya referensi satu universitas, dan anda harus tau secara spesifik universitas yang dituju,” tukasnya.

Bagi calon peserta yang berminat dapat menghubungi Kantor AMINEF Jakarta di Gedung Balai Pustaka Lantai 6 Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat Telp (021) 3452016 atau www.aminef.or.id.

AMINEF Tawarkan Beasiswa Fulbright

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

 

Gedung Rektorat, UINJKT Online — The American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) menawarkan sejumlah program beasiswa untuk pendidikan S2 dan S3 di sejumlah universitas di Amerika. Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif AMINEF, Michael E. McCoy, saat berkunjung ke Kampus UIN Jakarta, Selasa (24/2). Michael diterima Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat.

 

Kunjungan Michael antara lain untuk memberikan informasi tentang program beasiswa Fulbright kepada mahasiswa, dosen maupun karyawan UIN Jakarta. Tak hanya itu, ia juga menjelaskan program-program Fulbright serta syarat-syarat untuk memperoleh beasiswa.

 

Menurut Michael, Fulbright saat memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi program S2 dan S3 serta penelitian dan beasiswa khusus. Khusus program beasiswa khusus, di antaranya Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) Bahasa Indonesia, Hubert H.Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Profesional, Visiting Specialist Program, dan Community College Summit Initiative Program.

 

Semua beasiswa itu memiliki syarat yang ketat seperti nilai TOEFL minimum 550 dan memiliki ketertarikan yang sangat tinggi pada objek studi yang akan diambil.

 

“Walaupun banyak beasiswa ke Kanada dan Australia, saya yakin pendidikan di Amerika yang terbaik, jadi wajar kalau syaratnya dan seleksinya juga cukup ketat,” jelas Michael.

Michael juga menjelaskan tentang bagaimana memperoleh beasiswa Fulbright. Yang paling penting adalah bagaimana calon peserta membuat proposal pengajuan beasiswa sebanyak satu halaman sebaik mungkin.

Proposal tersebut harus menggambarkan tentang beberapa alasan yang kuat kenapa ingin belajar di Amerika, bidang yang akan dipilih, dan manfaat apa yang bisa diberikan untuk orang lain, lingkungan dan institusi yang diwakilinya.

“Mungkin gampang menulis ini dalam 10 halaman, tapi kalau cuma satu halaman sangat sulit, karena banyak yang ingin ditulis. Selain itu, jangan hanya punya referensi satu universitas, dan anda harus tau secara spesifik universitas yang dituju,” tukasnya.

Bagi calon peserta yang berminat dapat menghubungi Kantor AMINEF Jakarta di Gedung Balai Pustaka Lantai 6 Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat Telp (021) 3452016 atau www.aminef.or.id.