Amin Suma: Puasa Bentuk Individu Sadar Hukum

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Reporter: Nina Rahayu

 

Masjid Al-Jamiah, UIN Online -   Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Prof Dr Muhammad Amin Suma mengatakan, puasa merupakan proses penyadaran agar seseorang mematuhi peraturan atau hukum yang berlaku. Amin mengatakan hal itu saat memberikan ceramah Ramadhan bertajuk Puasa dan Kesadaran Hukum di Masjid Al-Jamiah, Kamis (27/8).

 

Menurut Amin, orang yang sadar hukum tidak akan mengalami kerumitan dalam hidupnya. Kerumitan muncul karena hukum yang ada tidak ditaati dan dipatuhi sebagaimana mestinya. “Sebenarnya hidup itu mudah dan tidak terlalu sulit atau rumit asalkan kita sadar dan insaf terhadap syariah,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan syariah selalu mengawal kehidupan manusia dari awal hingga akhir. Menurut Rasulullah, kata Amin, agama adalah nasihat. Nasihat merupakan sesuatu yang bersih dan tanpa pamrih. Nasehat yang baik pasti akan beujung pada kebaikan dan perubahan sikap. Amin juga menjelaskan, kadang manusia cenderung cepat mengikuti arus kehidupan sehingga berdampak buruk pada ibadah puasanya.

 

Selain itu, Amin juga menambahkan dalam menjalankan ibadah puasa hendaknya kita menaati peraturan yang berlaku, seperti tetap menjaga hati dan diri hingga tiba waktunya atau waktu Maghrib. “Sekarang ini banyak sekali orang yang menjalankan puasa, jadi alangkah baiknya jika kita saling berbagi ilmu agar puasa kita tidak hanya puasa diri tapi juga puasa hati,” tegasnya.

 

“Karena itu dalam ibadah puasa diperlukan pengetahuan tentang hakekat puasa dan hukum-hukumnya, agar puasa kita menjadi lebih baik,” tambahnya. []

Amin Suma: Puasa Bentuk Individu Sadar Hukum

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Reporter: Nina Rahayu

 

Masjid Al-Jamiah, UIN Online -   Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Prof Dr Muhammad Amin Suma mengatakan, puasa merupakan proses penyadaran agar seseorang mematuhi peraturan atau hukum yang berlaku. Amin mengatakan hal itu saat memberikan ceramah Ramadhan bertajuk Puasa dan Kesadaran Hukum di Masjid Al-Jamiah, Kamis (27/8).

 

Menurut Amin, orang yang sadar hukum tidak akan mengalami kerumitan dalam hidupnya. Kerumitan muncul karena hukum yang ada tidak ditaati dan dipatuhi sebagaimana mestinya. “Sebenarnya hidup itu mudah dan tidak terlalu sulit atau rumit asalkan kita sadar dan insaf terhadap syariah,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan syariah selalu mengawal kehidupan manusia dari awal hingga akhir. Menurut Rasulullah, kata Amin, agama adalah nasihat. Nasihat merupakan sesuatu yang bersih dan tanpa pamrih. Nasehat yang baik pasti akan beujung pada kebaikan dan perubahan sikap. Amin juga menjelaskan, kadang manusia cenderung cepat mengikuti arus kehidupan sehingga berdampak buruk pada ibadah puasanya.

 

Selain itu, Amin juga menambahkan dalam menjalankan ibadah puasa hendaknya kita menaati peraturan yang berlaku, seperti tetap menjaga hati dan diri hingga tiba waktunya atau waktu Maghrib. “Sekarang ini banyak sekali orang yang menjalankan puasa, jadi alangkah baiknya jika kita saling berbagi ilmu agar puasa kita tidak hanya puasa diri tapi juga puasa hati,” tegasnya.

 

“Karena itu dalam ibadah puasa diperlukan pengetahuan tentang hakekat puasa dan hukum-hukumnya, agar puasa kita menjadi lebih baik,” tambahnya. []