Allah Pasti Mengabulkan Doa Hambanya

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 Reporter: Elly Afriani

Masjid al-Jamiah, UIN Online — Allah SWT pasti mengabulkan doa hamba-hambanya. Namun ada dua syarat, agar doa tersebut diijabah atau dikabulkan oleh Allah, yakni melaksanakan seluruh perintah dan larangan Allah.

”Syarat yang pertama, apabila doa kita ingin dikabulkan, yaitu dengan melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi larangan-Nya,” tandas Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Dr Yayan Syofyan, dalam ceramah Ramadhan yang berlangsung setelah shalat zuhur di Masjid al-Jami’ah, Kamis (10/11).

Sementara, syarat yang kedua, seorang hamba harus memiliki keyakinan kalau Allah mendengar dan pasti mengabulkan doanya.

Namun ada tiga hal, yang perlu diketahui saat Allah mengabulkan doa hambanya. Allah mengabulkan doa, sesuai dengan permintaan dan harapan hamba. Atau, menggantikannya dengan yang lebih baik.

”Manusia kadang mengira bahwa Allah tidak mendengar doanya, karena tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, Allah lebih tau apa yang terbaik untuk hambanya,” tuturnya.

Sedangkan, jika Allah tidak mengabulkan doa manusia di dunia, maka Allah akan mengabulkan doa kita di akhirat. Dia menunggu sampai kiita berjumpa langsung denganNya.

  

Allah Pasti Mengabulkan Doa Hambanya

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 Reporter: Elly Afriani

Masjid al-Jamiah, UIN Online — Allah SWT pasti mengabulkan doa hamba-hambanya. Namun ada dua syarat, agar doa tersebut diijabah atau dikabulkan oleh Allah, yakni melaksanakan seluruh perintah dan larangan Allah.

”Syarat yang pertama, apabila doa kita ingin dikabulkan, yaitu dengan melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi larangan-Nya,” tandas Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Dr Yayan Syofyan, dalam ceramah Ramadhan yang berlangsung setelah shalat zuhur di Masjid al-Jami’ah, Kamis (10/11).

Sementara, syarat yang kedua, seorang hamba harus memiliki keyakinan kalau Allah mendengar dan pasti mengabulkan doanya.

Namun ada tiga hal, yang perlu diketahui saat Allah mengabulkan doa hambanya. Allah mengabulkan doa, sesuai dengan permintaan dan harapan hamba. Atau, menggantikannya dengan yang lebih baik.

”Manusia kadang mengira bahwa Allah tidak mendengar doanya, karena tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, Allah lebih tau apa yang terbaik untuk hambanya,” tuturnya.

Sedangkan, jika Allah tidak mengabulkan doa manusia di dunia, maka Allah akan mengabulkan doa kita di akhirat. Dia menunggu sampai kiita berjumpa langsung denganNya.