Agung Laksono: Perlu Kerjasama Pemerintah dan Swasta untuk Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Utama, UIN Online – Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) HR. Agung Laksono mengatakan, pemerintah dan swasta perlu meningkatkan kerjasama untuk mengembangkan program Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Hal itu diungkapkan Agung saat meyampaikan kuliah umum bertajuk Sistem Jaminan Sosial Nasional; dari, oleh dan untuk Siapa? yang diselenggarakan BEMF FISIP dan BEMJ KI-MP bekerjasama dengan DPP HIMA Kosgoro 1957, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Jamsostek, Askes dan Taspen di Auditorium Utama,  Senin (17/5).

“Kita perlu mengembangkan program jaminan sosial yang  memberikan kepastian adanya perlindungan terhadap masyarakat, pekerja  dan keluarganya serta kepastian akan adanya penerimaan penghasilan yang bisa digunakan untuk membiayai keperluan hidupnya,” kata Agung..

Selama ini program jaminan sosial yang meliputi jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, hari tua, pensiun dan jaminan kematian sebenarnya sudah berlangsung di Indonesia. Pemerintah bertanggungjawab dalam pengembangan  sistem jaminan sosial sesuai dengan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Program tersebut telah diselenggarakan PT. Asabri, Askes, Jamsostek dan Taspen.

Tapi, menurut Agung, dilihat dari jumlah kepesertaan, jenis program maupun kualitas manfaat serta prinsip-prinsip penyelenggaraan dan regulasi, ternyata masih memerlukan penyempurnaan.

Karena itu, Agung berharap agar para penyelenggaraan program Sistem Jaminan Sosial Nasional meningkatkan layanannya. “Mereka harus meningkatkan jumlah kepesertaan, manfaat serta penyelenggaraan yang lebih berkeadilan sehingga berdanpak pula bagi peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya..

Selain Agung, hadir dalam acara tersebut sejumlah pembicara seperti Sjafii Ahmad (Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional), Hot Bonar Sinaga (Dirut PT. Jamsostek), I Gede Subawa (Dirut PT. Askes), Agus Haryanto (Dirut PT. Taspen), Adam R. Damiri (Dirut PT. Asabri), dan Sutarto Alimoeso (Dirut PT. Bulog).

Di akhir acara, panitia menghibur peserta dengan menampilkan special performance musik etnik dan pementasan wayang persembahan budayawan Sujiwo Tedjo. []  Apristia Krisna Dewi

 

Agung Laksono: Perlu Kerjasama Pemerintah dan Swasta untuk Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Utama, UIN Online – Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) HR. Agung Laksono mengatakan, pemerintah dan swasta perlu meningkatkan kerjasama untuk mengembangkan program Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Hal itu diungkapkan Agung saat meyampaikan kuliah umum bertajuk Sistem Jaminan Sosial Nasional; dari, oleh dan untuk Siapa? yang diselenggarakan BEMF FISIP dan BEMJ KI-MP bekerjasama dengan DPP HIMA Kosgoro 1957, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Jamsostek, Askes dan Taspen di Auditorium Utama,  Senin (17/5).

“Kita perlu mengembangkan program jaminan sosial yang  memberikan kepastian adanya perlindungan terhadap masyarakat, pekerja  dan keluarganya serta kepastian akan adanya penerimaan penghasilan yang bisa digunakan untuk membiayai keperluan hidupnya,” kata Agung..

Selama ini program jaminan sosial yang meliputi jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, hari tua, pensiun dan jaminan kematian sebenarnya sudah berlangsung di Indonesia. Pemerintah bertanggungjawab dalam pengembangan  sistem jaminan sosial sesuai dengan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Program tersebut telah diselenggarakan PT. Asabri, Askes, Jamsostek dan Taspen.

Tapi, menurut Agung, dilihat dari jumlah kepesertaan, jenis program maupun kualitas manfaat serta prinsip-prinsip penyelenggaraan dan regulasi, ternyata masih memerlukan penyempurnaan.

Karena itu, Agung berharap agar para penyelenggaraan program Sistem Jaminan Sosial Nasional meningkatkan layanannya. “Mereka harus meningkatkan jumlah kepesertaan, manfaat serta penyelenggaraan yang lebih berkeadilan sehingga berdanpak pula bagi peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya..

Selain Agung, hadir dalam acara tersebut sejumlah pembicara seperti Sjafii Ahmad (Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional), Hot Bonar Sinaga (Dirut PT. Jamsostek), I Gede Subawa (Dirut PT. Askes), Agus Haryanto (Dirut PT. Taspen), Adam R. Damiri (Dirut PT. Asabri), dan Sutarto Alimoeso (Dirut PT. Bulog).

Di akhir acara, panitia menghibur peserta dengan menampilkan special performance musik etnik dan pementasan wayang persembahan budayawan Sujiwo Tedjo. []  Apristia Krisna Dewi