Afganistan Perdalam Kajian Hukum di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Empat kampus ternama di Afganistan melakukan kunjungan ke UIN Jakarta dalam rangka penguatan kajian hukum. Kunjungan yang dipimpin oleh Duta Besar Afganistan Amanullah Salieem ini diterima langsung oleh rektor Prof Dr Dede Rosyada MA di ruang kerjanya, Selasa (26/04).

Empat kampus ternama di Afganistan melakukan kunjungan ke UIN Jakarta dalam rangka penguatan kajian hukum. Kunjungan yang dipimpin oleh Duta Besar Afganistan Amanullah Salieem ini diterima langsung oleh rektor Prof Dr Dede Rosyada MA di ruang kerjanya, Selasa (26/04).

Rektorat, BERITA UIN Online— Empat kampus ternama di Afganistan melakukan kunjungan ke UIN Jakarta dalam rangka penguatan kajian hukum. Kunjungan yang dipimpin oleh Duta Besar Afganistan Amanullah Salieem ini diterima langsung oleh rektor Prof Dr Dede Rosyada MA di ruang kerjanya, Selasa (26/04).

Dalam penyampaiannya, rektor yang didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama antar Lembaga Prof Dr Murodi MA dan kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) Rachmat Baihaky MA, mengapresiasi dan menyambut hangat kunjungan delegasi LESPA tersebut.

“Terimakasih telah berkunjung ke UIN Jakarta, diharapkan dengan kunjungan ini mampu mempererat silaturrahim dan kerjasama dalam pengembangan akademik kajian hukum di Afganistan,” paparnya.

Ditambahkan rektor, UIN Jakarta menyediakan beasiswa bagi beberapa mahasiswa keempat kampus tersebut untuk memperdalam kajian hukum di fakultas Syariah dan pascasarjana UIN Jakarta.

Keempat kampus yang bekerjasama dengan LESPA  (Legal Education Support Program -Afghanistan) tersebut antara lain, Kabul University, Balkh University, Kandahar University, dan Nangarhar University bertujuan mengikuti kegiatan penguatan kajian hukum di Indonesia.

Amanullah Salieem selaku Duta Besar Afganistan dan ketua rombongan mengaku sangat bangga dapat diundang mengunjungi UIN Jakarta dan berterimakasih atas fasilitas beasiswa yang diberikan UIN Jakarta.

“Kami mengucapkan terimakasih atas penerimaan UIN Jakarta dan kesempatan kerjasama yang diberikan, terutama untuk memperdalam kajian hukum di Indonesia melalui kampus ini,” papar Dubes negara yang pertama mengakui kemerdekaan indonesia ini.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari yaitu 25-27 April 2016, selain mengunjungi UIN Jakarta, rombongan juga bersilaturrahim ke kantor pusat Muhammadiyah dan Nadhwatul Ulama, serta beberapa lembaga lainnya.(LRF)