ADS Tawarkan Beasiswa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Asri W Marfuah

Gedung Rektorat, UIN Online – Australian Development Scholarship (ADS) kembali menawarkan program beasiswa bagi sarjana lulusan S1 dan S2 yang ingin melanjutkan studi di beberapa universitas di Australia. Penawaran ADS ini diberikan kepada dosen dan karyawan UIN Jakarta dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Sraf Rektor Vita Fetrina menyatakan, calon penerima beasiswa di antaranya memiliki TOEFL dengan score minimal 500 dan IELTS minimal score 5. “Kedua hasil tes tersebut berlaku mulai tahun 2009,” ujarnya saat dihubungi UIN Online di ruang kerjanya Gedung Rektorat, Rabu (4/5). Syarat lain adalah mendapat referensi dari dosen pembimbing, termasuk dari dekan fakultas tempat calon peserta mengabdi.

“Untuk dapat diterima sebagai calon pnerima beasiswa, peserta juga diminta menulis proposal singkat mengenai bidang studi yang diambil,” kata Vita.

Beasiswa juga diperuntukkan bagi sarjana dengan kelulusan IPK minimal 2,9 dan berusia maksimal 42 tahun. Semua persyaratan dapat diserahkan ke sekretariat pendaftaran di Gedung Rektorat lantai dua sebelum tanggal 25 Juni 2010. “Proses seleksinya sangat ketat dan murni diproses oleh pihak ADS,” jelas Vita.

Banyaknya calon penerima beasiswa yang akan diterima tidak dapat dipastikan. Menurut Vita, para calon peserta akan ditentukan pada hasil seleksi, baik seleksi berkas maupun wawancara. “Pengalaman tahun lalu yang lolos seleksi hanya satu orang dari 10 pelamar yang diajukan UIN Jakarta ke ADS,” jelasnya. (ns)

ADS Tawarkan Beasiswa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Asri W Marfuah

Gedung Rektorat, UIN Online – Australian Development Scholarship (ADS) kembali menawarkan program beasiswa bagi sarjana lulusan S1 dan S2 yang ingin melanjutkan studi di beberapa universitas di Australia. Penawaran ADS ini diberikan kepada dosen dan karyawan UIN Jakarta dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Sraf Rektor Vita Fetrina menyatakan, calon penerima beasiswa di antaranya memiliki TOEFL dengan score minimal 500 dan IELTS minimal score 5. “Kedua hasil tes tersebut berlaku mulai tahun 2009,” ujarnya saat dihubungi UIN Online di ruang kerjanya Gedung Rektorat, Rabu (4/5). Syarat lain adalah mendapat referensi dari dosen pembimbing, termasuk dari dekan fakultas tempat calon peserta mengabdi.

“Untuk dapat diterima sebagai calon pnerima beasiswa, peserta juga diminta menulis proposal singkat mengenai bidang studi yang diambil,” kata Vita.

Beasiswa juga diperuntukkan bagi sarjana dengan kelulusan IPK minimal 2,9 dan berusia maksimal 42 tahun. Semua persyaratan dapat diserahkan ke sekretariat pendaftaran di Gedung Rektorat lantai dua sebelum tanggal 25 Juni 2010. “Proses seleksinya sangat ketat dan murni diproses oleh pihak ADS,” jelas Vita.

Banyaknya calon penerima beasiswa yang akan diterima tidak dapat dipastikan. Menurut Vita, para calon peserta akan ditentukan pada hasil seleksi, baik seleksi berkas maupun wawancara. “Pengalaman tahun lalu yang lolos seleksi hanya satu orang dari 10 pelamar yang diajukan UIN Jakarta ke ADS,” jelasnya. (ns)