88 Peserta SPMB SPs UIN Jakarta Lolos Seleksi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sebanyak 88 peserta dinyatakan lolos pada Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta semester genap tahun akademik 2015/2016. Mereka terdiri atas program Magister (S2) sebanyak 53 orang dan program Doktor (S3) sebanyak 35 orang.

            Demikian siaran pers SPs UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Senin (15/2). “Dari 96 peserta calon mahasiswa baru, 88 orang berhasil dinyatakan lolos. Sedangkan yang tidak lolos dari program S2 sebanyak tiga orang dan program doktor sebanyak dua orang,” ujar Ketua Panitia SPMB Retno Wulansari, MSi.

            Pengumuman kelulusan peserta SPMB dilakukan pada 13 Februari 2016 berdasarkan Keputusan Direktur SPs UIN Jakarta Nomor 5 Tahun 2016 tertanggal 12 Februari 2016. Keputusan tersebut selanjutnya akan diperkuat dan dikukuhkan dengan keputusan Rektor UIN Jakarta.

Menurut Retno, mereka yang dinyatakan lolos diwajibkan untuk segera mendaftar ulang pada  15-20 Februari 2016. Orientasi mahasiwa baru dilaksanakan pada 22-24 Februari 2016 dan perluliahan perdana akan dimulai pada 1 Maret 2016.

“Jika tak mendaftar ulang tepat pada waktunya, mahasiswa tersebut dianggap telah mengundurkan diri,” katanya.

Seperti diberitakan, SPs UIN Jakarta pada 3-4 Februari 2016 lalu telah menyeleksi sedikitnya 96 calon mahasiswa baru untuk perkuliahan semester genap tahun akademik 2015/2016. Seleksi digelar di gedung SPs UIN Jakarta dengan materi berupa tes bahasa, potensi akademik, dan wawancara lisan.

            Selain melalui seleksi regular, SPs UIN Jakarta tahun ini juga menerima sebanyak 16 calon mahasiswa program doktor melalui jalur kerja sama khusus antara SPs UIN Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jayapura, Papua.

“Perkuliahan untuk program khusus ini akan berlangsung di SPs UIN Jakarta selama tiga minggu. Sedangkan sisanya akan diselesaikan di kampus STAIN Jayapura dengan menghadirkan beberapa dosen terbang SPs UN Jakarta,” jelas Retno. (NS)