Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sebanyak 76 dari 87 peserta dinyatakan lulus seleksi masuk Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta pada program perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2018/2019. Kelulusan tersebut berdasarkan Keputusan Direktur SPs UIN Jakarta Nomor 11 Tahun 2018 yang diumumkan, Jumat (10/8/2019).

Dalam siaran pers SPs UIN Jakarta yang diterima BERITA UIN Online, Jumat (10/8/2019), peserta yang dinyatakan lulus terdiri atas program magister (S2) sebanyak 34 dari 38 peserta seleksi dan program doktor (S3) sebanyak 42 dari 49 peserta seleksi. Dalam siaran pers itu juga disebutkan, para peserta yang dinyatakan lulus wajib mendaftar ulang sesuai jadwal yang ditentukan.

Sebelumnya, pimpinan dan staf menggelar rapat di ruang rapat gedung SPs UIN Jakarta pada Kamis (9/8/2018). Rapat dipimpin Direktur SPs UIN Jakarta Masykuri Abdillah serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Fadhilah Suralaga, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kelembagaan Murodi,  Wakil Direktur SPs UIN Jakarta Ahmad Rodoni, dan Kepala Biro Adminisrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Zaenal Arifin. Agenda rapat selain untuk menentukan kelulusan hasil seleksi calon mahasiswa baru, juga membahas berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan program perkuliahan di SPs UIN Jakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, SPs UIN Jakarta menyeleksi sedikitnya 87 calon mahasiwa baru untuk program magister dan program doktor Program Studi Pengkajian Islam. Seleksi digelar pada 31 Juli 2018 dan 1 Agustus 2018 dengan materi berupa ujian tulis dan lisan. Dari 87 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak empat di antaranya berasal dari luar negeri, yaitu China, Mesir, dan Libya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Asriati mengatakan, peserta seleksi yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang. Jika tidak mendaftar ulang, maka peserta dianggap mengundurkan diri.

Pendaftaran ulang dilakukan pada 10-16 Agustus 2018. Sedangkan masa Orientasi akan berlangsung pada 27-29 Agutus 2018 dan pengisian kartu rencana studi (KRS) online 10-29 Agustus 2018.

“Masa kuliahnya dimulai pada awal September dengan terlebih dahulu mengisi kartu rencana studi (KRS) pada 10-29 Agustus 2018,” katanya. (ns)

Share This