Auditorium Utama, BERITA UIN Online—Dalam Program Reformasi Birokrasi dan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Instansi Pemerintah serta KMA Nomor 186 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Kementrian Agama Republik Indonesia maka UIN Syarif Hidayatullah Jakarta maka hari Senin, 4 September 2017, dilaksanakan penanda-tanganan Pakta Integritas bagi seluruh pejabat Eselon 3 dan 4 di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Kepala bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Perundang-undangan, Suhendro Tri Anggono S.Ag, M.Si, saat ditemui BERITA UIN di ruang kerjanya, Senin 4/09/2017).

Kegiatan penanda-tanganan Pakta Integritas yang dilangsungkan di Auditorium Harun Nasution ini dihadiri oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yusron Rozak, dan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian, Dr. H. Rudi Subiyantoro, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa penanda-tanganan Pakta Integritas ini merupakan amanah undang-undang yang harus dijalankan. Setiap butiran janji dalam Pakta Integritas diharapkan dapat dijalankan dengan baik dan sungguh-sungguh sebagai bentuk komitmen kerja untuk memberikan pelayanan terbaik yaitu pelayanan prima kepada seluruh stakeholder UIN Jakarta.

Masih menurut Rektor, Konsep Pelayanan Prima memiliki 5 ciri utama yaitu cepat, tepat, akurat, murah dan menyenangkan. Maka dari itu, seluruh pejabat Eselon 3 dan 4 harus meningkatkan kualitas pelayanannya sebaik mungkin. Selain itu, diharapkan seluruh pejabat Eselon 3 dan 4 ini memiliki semangat kerja yang tinggi, penuh integritas, akuntable, kreatif dan professional demi menjamin tercapainya cita-cita UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi Universitas terkemuka di tingkat nasional dan internasional. (SAA)

Share This