Gedung Rektorat, BERITA UIN Online– Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan menerbitkan pemberitahuan hasil Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Elektronik Periode II 2017 melalui surat Nomor 3572/E5.2/SE/2017 tanggal 19 Desember 2017.

Tercatat dalam lampiran keputusan tersebut, enam jurnal UIN Jakarta yang semuanya terakreditasi B itu adalah Al-Iqtishad, Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal Of Islamic Economics) (ISSN 2407-8654) Fakultas Syariah dan Hukum, Etikonomi (ISSN 2461-0771) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Jurnal Kimia Valensi (ISSN 2548-3013).

Sementara tiga jurnal lainnya dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), yaitu Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (ISSN 2442-9473), EDUSAINS (ISSN 2443-1281), Jurusan Pendidikan IPA, dan Jurnal FITK “TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society” (ISSN 2356-1416).

Diketahui dari laman ristekdikti.go.id, dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmuwan Indonesia, pemerintah sudah melakukan berbagai cara termasuk meningkatkan infrastruktur dan anggaran penelitian walaupun jumlahnya masih relatif kecil dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Peraturan perundangan juga telah diberlakukan untuk menjamin terjadinya atmosfer agar peneliti Indonesia dapat menghasilkan publikasi di jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Dengan perangkat kebijakan tersebut, diharapkan para ilmuwan Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya dalam berkiprah, memperluas wawasannya, dan meningkatkan dan mutu produk kecendekiaannya, sehingga pada gilirannya akan dapat pula meningkatkan kualitas produk intelektualnya ke taraf internasional.

Salah satu sarana untuk meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah ilmuwan Indonesia adalah keberadaan terbitan berkala ilmiah yang mendapatkan pengakuan dunia. Penerbitan karya ilmiah atau terbitan berkala ilmiah dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu berbasis fisik (cetak) dan berbasis elektronik. Terbitan berkala ilmiah berbasis elektronik memerlukan kehandalan perangkat teknologi informasi dan komunikasi.

Pengelolaan dan penerbitan terbitan berkala ilmiah berbasis elektronik memungkinkan dilakukan lebih cepat dimana semua proses pengelolaan, yaitu pengiriman, penyuntingan, penelaahan, dan penerbitan naskah karya ilmiah dilaksanakan secara elektronik dalam suatu sistem aplikasi yang dinamakan terbitan berkala ilmiah elektronik (e-journal).

Dengan sistem tersebut proses pengindeksan dan dampak ilmiah atau sitasi suatu tulisan dapat diketahui dengan cepat, sehingga manfaat dari suatu karya tulis ilmiah dapat diketahui segera. Ilmuwan dan penerbit terbitan berkala di Indonesia harus memahami perubahan paradigma dari terbitan berkala ilmiah cetak menjadi elektronik (e-journal).

Melalui e-journal suatu hasil karya ilmiah dapat segera diketahui dan dikenal masyarakat baik nasional maupun internasional. Paradigma tersebut juga perlu diikuti oleh peraturan yang mendukung di samping adanya penghargaan dan sanksi dari penentu kebijakan terkait terbitan berkala ilmiah berkualitas melalui proses akreditasi terbitan berkala ilmiah dan tulisan ilmiah.

Sementara itu, Pimpinan FITK bersyukur atas terakreditasinya Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh FITK UIN Jakarta tiga sekaligus.

“Rasa syukur kami menjadi berlipatganda karena bukan hanya satu melainkan tiga jurnal sekaligus yang terakreditasi. Ini adalah buah dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas para pengelola jurnal yang mendedikasikan diri mereka untuk mewujudkan terbitnya berkala ilmiah Fakultas dan Prodi,” ujar Wakil Dekan Bidang Akademik Dr M Zuhdi MEd mewakili pimpinan FITK melalui pesan singkatnya, Rabu (27/12/2017).

Zuhdi berharap, jurnal-jurnal tersebut menjadi wadah yang representatif bagi para pendidik dan peneliti untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam upaya mencerdaskan anak bangsa dan memajukan pendidikan nasional.

“Kami berharap pula, prestasi ini diikuti oleh tiga jurnal lain yg diterbitkan FITK, dan terus meningkat menjadi jurnal-jurnal yang diakui di dunia internasional,” pungkasnya.

Selain enam jurnal yang terakreditasi, paper yang diterbitkan Dr Siti Nurul Azkiya MSc, Ketua Pusat Pengembangan Bahasa UIN Jakarta yang juga dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FITK berjudul “In Search of Teaching Quality of EFL Student Teachers through Teaching Practicum: Lessons from a Teacher Education Program,” terindek Scopus. (mf)