500 Guru Honorer di Jabotabek Mendapat Pelatihan Mengajar

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter : Hilda Savitri

Gedung Syahida Inn, BERITA UIN Online – Sekitar 500 guru honorer tingkat Sekolah Dasar se-Jabodetabek mengikuti training akbar bertema “Guru Kreatif Pendidikan Berkualitas” di Gedung Syahida Inn, Kamis (8/12). Training ini digelar dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November lalu.

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas guru dalam menentukan metode pengajaran yang efektif. Hingga pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Saat ini kesejahteraan guru honorer di Indonesia sangat memprihatinkan. UNESCO mencatat Indonesia memiliki sebanyak 3,4 juta guru. Namun menurut data Kemendiknas, hanya 16,9 persen atau 575 ribu orang guru yang telah disertifikasi.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang hadir dalam acara tersebut mengaku mendukung penuh training akbar itu. Ia berharap melalui pelatihan ini para guru akan mendapatkan tambahan ilmu untuk mendidik murid-muridnya.

Acara ini sangat bagus dan sejalan dengan visi misi Tangsel di bidang pendidikan,”katanya.

Sementara itu Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat mengatakan siperlukan kreatifitas yang lebih dalam menentukan metode pengajaran yang tepat untuk menciptakan proses belajar mengajar yang optimal. Dan para guru juga harus membangun ikatan emosional yang kuat dengan anak didiknya.

“ Jadilah sahabat bagi anak didik kita,”ujarnya.

Ia juga mengaku bahwa saat kecil memiliki cita-cita ingin menjadi kondektur dan guru.

“Saya ingin menjadi kondektur karena menggenggam banyak uang, dan ingin jadi guru karena banyak dihormati,” akunya.

Dalam mendidik anak, lanjut Komar, kita bukan hanya melakukan transfer knowledge, tetapi juga berusaha  menumbuhkan tradisi keinginan untuk belajar pada anak.

” Karenanya, ada tiga formula untuk menjadi guru, yaitu bagaimana mengajak murid untuk belajar kreatif, belajar dengan menyenangkan, dan belajar imajinatif,”katanya.

Dalam acara tersebut juga dihadirkan beberapa orang guru berprestasi untuk memotivasi peserta training agar ikut berprestasi. Ketiga orang guru tersebut adalah Juara 2 Lomba Karya Ilmiah Guru Tingkat Nasional, Tri Artivining, Penulis buku-buku  Pengantar Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Sekolah Dasar, Nurhayati, dan Juara 1 Lomba Karya Ilmiah Guru Kabupaten Kupang, Kartini.