45 PT Ikuti Semiloka Nasional PGMI

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Wisma UT Pondok Cabe, BERITA UIN OnlineSebanyak 45 Ketua Jurusan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) maupun Swasta mengikuti Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Nasional selama tiga hari, Rabu sampai Jumat (28-30/11/12) di Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe Tangerang Selatan.

“Kita hanya mengundang Ketua Jurusan atau Ketua Program Studi PGMI PTAIN maupun PTAIS,” ujar ketua panitia Fauzan MA.

Menurutnya, pihaknya sengaja mengundang para ketua jurusan dan ketua program studi agar nantinya hasil semiloka ini dapat disosialisasikan kepada dosen-dosen yang mengajar di perguruan tinggi masing-masing.

Penyelenggaraan kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang standar kompetensi lulusan (SKL) PGMI, merumuskan struktur kurikulum PGMI, meningkatkan kualifikasi lulusan Program Studi PGMI, sehingga mampu memenuhi tantangan persaingan di tingkat nasional maupun internasional, dan meningkatkan profesionalisme lulusan Program Studi PGMI, sehingga mampu memenuhi tuntutan dunia kerja.

“Kita berharap Program Studi PGMI yang hadir di tengah masyarakat dengan ekspektasinya yang cukup besar didukung pula dengan kurikulum dan kompetensi yang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan kebijakan-kebijakan pemerintah,” ujar pria yang juga sebagai dosen Kependidikan Islam di FITK ini.

Kegiatan yang dihelat Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta dibuka Dekan FITK, Prof Dr Rif’at Syauqi Nawawi, MA ini bertajuk “Penguatan Kelembagaan Melalui Pengembangan Kurikulum Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).”

Para narasumber pada acara ini, antara lain Prof Dr Nur Syam MSi (Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Islam RI), Prof Dr Dede Rosyada MA (Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI), Dr  Muh  Zein MA (Kasubdit Pengembangan Akademik PTAI Kemenag RI), Prof Dr Udin Saepudin Su’ud MA (Guru Besar UPI Bandung), dan Prof Dr Muhaimin MA (Guru Besar UIN Malang). (M Furqon)