4.996 Peserta Jalur Ujian Mandiri Lolos Seleksi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Kampus UIN Jakarta, UINJKT Online – Panitia penerimaan calon mahasiswa baru menetapkan sebanyak 4.996 peserta dari 6.785 pendaftar dinyatakan lolos seleksi pada jalur Ujian Mandiri yang diumumkan hari ini. Pengumuman kelulusan peserta disampaikan melalui sejumlah papan informasi, selebaran tercetak, dan website www.uinjkt.ac.id.

Sejumlah peserta yang dinyatakan lulus terlihat ceria saat namanya tercantum di papan informasi maupun selebaran tercetak yang disediakan panitia. Sebaliknya, tak sedikit yang kemudian lemas karena namanya tak muncul.

Rini Meliyanti, calon mahasiswa baru yang mengambil pilihan pertama di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dan pilihan kedua di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora, misalnya, kali ini termasuk peserta yang gagal dalam seleksi masuk UIN Jakarta melalui jalur Ujian Mandiri. Berbeda dengan Nurmasari, yang diterima di Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Begitu namanya muncul, ia langsung mengucap syukur seraya tersenyum gembira. “Alhamdulillah, saya lulus,” ucapnya.

Tahun akademik 2008/2009 ini, UIN Jakarta menerima calon mahasiswa baru sedikitnya 5.046 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 4.996 orang diterima melalui jalur Ujian Mandiri, 789 orang (PMDK), 383 orang (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri/SNMPTN), 410 orang (Ujian Masuk Bersama/UMB), dan 50 orang sisanya diterima melalui jalur kemitraan.

Jalur kemitraan adalah calon mahasiswa yang diterima melalui program kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta. Bentuknya berupa program beasiswa yang dikhususkan bagi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Sementara calon pesertanya berasal dari lulusan pesantren atau madrasah di seluruh Indonesia. “Untuk tahun ini, program kemitraan dilakukan antara UIN Jakarta dengan Departemen Agama serta Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dari Departemen Agama jumlah santri yang diterima sebanyak 40 orang, sedangkan Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 10 orang,” kata Kepala Sub Bagian Pelayanan Humas dan Informasi Drs Abdul Aziz Hasibuan MPd kepada UINJKT Online, Sabtu (16/8) . (ns)

4.996 Peserta Jalur Ujian Mandiri Lolos Seleksi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Kampus UIN Jakarta, UINJKT Online – Panitia penerimaan calon mahasiswa baru menetapkan sebanyak 4.996 peserta dari 6.785 pendaftar dinyatakan lolos seleksi pada jalur Ujian Mandiri yang diumumkan hari ini. Pengumuman kelulusan peserta disampaikan melalui sejumlah papan informasi, selebaran tercetak, dan website www.uinjkt.ac.id.

Sejumlah peserta yang dinyatakan lulus terlihat ceria saat namanya tercantum di papan informasi maupun selebaran tercetak yang disediakan panitia. Sebaliknya, tak sedikit yang kemudian lemas karena namanya tak muncul.

Rini Meliyanti, calon mahasiswa baru yang mengambil pilihan pertama di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dan pilihan kedua di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora, misalnya, kali ini termasuk peserta yang gagal dalam seleksi masuk UIN Jakarta melalui jalur Ujian Mandiri. Berbeda dengan Nurmasari, yang diterima di Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Begitu namanya muncul, ia langsung mengucap syukur seraya tersenyum gembira. “Alhamdulillah, saya lulus,” ucapnya.

Tahun akademik 2008/2009 ini, UIN Jakarta menerima calon mahasiswa baru sedikitnya 5.046 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 4.996 orang diterima melalui jalur Ujian Mandiri, 789 orang (PMDK), 383 orang (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri/SNMPTN), 410 orang (Ujian Masuk Bersama/UMB), dan 50 orang sisanya diterima melalui jalur kemitraan.

Jalur kemitraan adalah calon mahasiswa yang diterima melalui program kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta. Bentuknya berupa program beasiswa yang dikhususkan bagi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Sementara calon pesertanya berasal dari lulusan pesantren atau madrasah di seluruh Indonesia. “Untuk tahun ini, program kemitraan dilakukan antara UIN Jakarta dengan Departemen Agama serta Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dari Departemen Agama jumlah santri yang diterima sebanyak 40 orang, sedangkan Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 10 orang,” kata Kepala Sub Bagian Pelayanan Humas dan Informasi Drs Abdul Aziz Hasibuan MPd kepada UINJKT Online, Sabtu (16/8) . (ns)