36 Calon Mahasiswa Asing Akan Kuliah di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, UIN Online – Tahun akademik 2010/2011 ini, sebanyak 36 calon mahasiswa asing diperkirakan akan mengikuti perkuliahan di UIN Jakarta. Hal itu diketahui dari data yang diperoleh di International Office (IO) terhadap jumlah calon mahasiswa asing yang mendaftar di UIN Jakarta. Seleksi seluruh berkas serta kelayakan calon mahasiswa tersebut dilakukan akhir Agustus hingga awal September 2010.

Sekretaris IO Dr Yeni Ratna Yuningsih saat dihubungi UIN Online di ruang kerjanya, Jumat (3/9), menyatakan, calon mahasiswa asing tahun ini berasal dari lima negara, yakni Malaysia, Thailand, Timor Leste, Madagaskar, dan Singapura. “Peserta terbanyak berasal dari Malaysia, yakni berjumlah 13 orang,” katanya

Dengan demikian, hingga  tahun 2010 ini jumlah keseluruhan mahasiswa asing terdapat sekitar 140 orang. Mereka tersebar di beberapa fakultas, khususnya fakultas agama.

Menurut Yeni, UIN Jakarta dari tahun ke tahun selalu diminati mahasiswa asing. Penerimaan dilakukan baik atas dasar kerja sama dengan pemerintah negara asal calon mahasiswa maupun yang bersifat pribadi.

Berbeda dengan mahasiswa domestik, penanganan mahasiswa asing diakuinya sedikit mengalami kendala, terutama soal penguasaan bahasa Indonesia.

Namun demikian, kata Yeni, hal itu akan coba diatasi misalnya dengan mengadakan bridging program, yakni semacam penguatan bahasa Indonesia. “Kegiatan ini nanti akan berlangsung selama sembilan bulan dan diselenggarakan sambil perkuliahan berjalan,” ujarnya.

“Untuk negara-negara tertentu, mereka (mahasiswa asing, Red) memang masih ada kendala berbahasa Indonesia. Namun, bagi yang berasal dari negara serumpun, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei hampir tak ada karena sama-sama berbahasa Melayu,” katanya.

Yeni menambahkan, setiap calon mahasiswa asing juga wajib mengikuti “Orientation Day” atau orientasi pengenalan kampus yang akan digelar 21 September mendatang. (ns)

36 Calon Mahasiswa Asing Akan Kuliah di UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, UIN Online – Tahun akademik 2010/2011 ini, sebanyak 36 calon mahasiswa asing diperkirakan akan mengikuti perkuliahan di UIN Jakarta. Hal itu diketahui dari data yang diperoleh di International Office (IO) terhadap jumlah calon mahasiswa asing yang mendaftar di UIN Jakarta. Seleksi seluruh berkas serta kelayakan calon mahasiswa tersebut dilakukan akhir Agustus hingga awal September 2010.

Sekretaris IO Dr Yeni Ratna Yuningsih saat dihubungi UIN Online di ruang kerjanya, Jumat (3/9), menyatakan, calon mahasiswa asing tahun ini berasal dari lima negara, yakni Malaysia, Thailand, Timor Leste, Madagaskar, dan Singapura. “Peserta terbanyak berasal dari Malaysia, yakni berjumlah 13 orang,” katanya

Dengan demikian, hingga  tahun 2010 ini jumlah keseluruhan mahasiswa asing terdapat sekitar 140 orang. Mereka tersebar di beberapa fakultas, khususnya fakultas agama.

Menurut Yeni, UIN Jakarta dari tahun ke tahun selalu diminati mahasiswa asing. Penerimaan dilakukan baik atas dasar kerja sama dengan pemerintah negara asal calon mahasiswa maupun yang bersifat pribadi.

Berbeda dengan mahasiswa domestik, penanganan mahasiswa asing diakuinya sedikit mengalami kendala, terutama soal penguasaan bahasa Indonesia.

Namun demikian, kata Yeni, hal itu akan coba diatasi misalnya dengan mengadakan bridging program, yakni semacam penguatan bahasa Indonesia. “Kegiatan ini nanti akan berlangsung selama sembilan bulan dan diselenggarakan sambil perkuliahan berjalan,” ujarnya.

“Untuk negara-negara tertentu, mereka (mahasiswa asing, Red) memang masih ada kendala berbahasa Indonesia. Namun, bagi yang berasal dari negara serumpun, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei hampir tak ada karena sama-sama berbahasa Melayu,” katanya.

Yeni menambahkan, setiap calon mahasiswa asing juga wajib mengikuti “Orientation Day” atau orientasi pengenalan kampus yang akan digelar 21 September mendatang. (ns)