3 Mahasiswa FEB UIN Jakarta Direkrut Perusahaan Jerman

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FEB, BERITA UIN Online— Perusahaan kertas karton internasional asal Jerman, BHS Corrugated Machinery (www.bhs-world.com),  merekrut tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Tiga mahasiswa itu adalah Mohammad Yusuf, Nunu Uswatun Chasanah, dan Bimo Wareh Satrio Utomo. Mereka yang lulus seleksi akan ditempatkan di kantor cabang BHS yang bermarkas di Shanghai, Cina.

Menurut CEO BHS, Ralf Mattheis,  pihaknya tertarik merekrut mahasiswa FEB UIN Jakarta, karena mereka adalah mahasiswa yang layak bekerja di perusahaan yang mempunyai cabang di Kroasia, Amerika, Brasil, dan Cina.

“Kami terkesan pada mahasiswa,  yang ternyata mereka sangat antusias dan layak untuk bekerja di dunia internasional,” ujar Mattheis usai wawancara dengan tiga mahassiwa di Ruang Dekanat FEB, Kamis (27/6/2013).

Ia menambahkan, sampai saat ini perusahaan yang punya motto “we love what we do, more than technology dan solutions tomorrow are ideas today’ini, belum punya karyawan asal Indonesia. Melihat banyak potensi mahasiswa fEB,  Mattheis merasa tertantang merekrut tenaga kerja dari Indonesia.

“Maklum dari sekitar 300 karyawan BHS Shanghai tidak ada seorangpun berasal dari Indonesia, sekitar 200 berasal dari China, dan lainnya dari Vietnam, Thailand, Malaysia, India, dan Philipina,’ papar dia.

Oleh karena itu, aku dia, ke depan diharapkan terdapat kerjasama yang lebih baik lagi antara UIN Jakarta dengan BHS.  “UIN sangat besar sekali dan tepat untuk jati mitra kerjasama ke depan secara lebih baik,’ katanya.

Matheeis mengungkapkan, pihaknya akan memberitahu kepada para mahaiswa dalam waktu dekat untuk interview lanjutan selama 3-4 hari di Shanghai. “Semua biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung BHS.’

Selanjutnya, mereka akan diundang kembali untuk menentukan siapa saja yang lulus interview, dan  mengikuti masa ujicoba sebagai karwayan BHS selama 3 bulan. “Jika dalam 3 bulan dianggap kompeten dan bisa beradaptasi hidup di kota megapolitan Shanghai, mereka akan diangkat sebagai karyawan tetap BHS,” tandasnya.

Sementara  Yusuf,  fresh graduate Jurusan  Akuntasi program Internasional yang baru, mengaku senang dan yakin diterima sebagai karyawan BHS.  “Saya benar-benar senang sekali ikut rekrutmen perusahaan Jerman ini, harapan saya dapat terpilih sehingga dapat bekerja di pabrik mereka di Shanghai-Cina,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nunu. Menurut mahasiswa semester 6 Jurusan Manajemen Internasional ini, dirinya merasa beruntung dapat ikut seleksi dan rekrutmen di perusahaan internasional sekelas BHS.

“Saya tertantang untuk dapat berkarya di usia muda di sebuah perusahaan Jerman di Cina, bahkan saya berinisiatif menulis skripsi membangun internal control perusahaan yang efektif dan berkembang merebut pangsa pasar Asia yang kian tumbuh besar,” ujar Nunu berusaha meyakinkan CEO.

Seperti diketahui, BHS adalah perusahaan pembuat kertas karton terbaik dunia yang berdiri sejak 1717 dan menguasai lebih 50% dalam bidang pabrikasi karton global. Kendati perusahaan BHS baru resmi membuka cabang penjualannya di Jakarta, namun perusahaan ini sudah punya sekitar 50 konsumen tetap di Indonesia sejak beberapa dekade silam. Dua perusahaan kertas nasional kenamaan berada di jajaran konsumen teratas,  yaitu APP dan Sinarmas. (D antariksa/Saifudin)