3 Guru Besar UIN Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hanifudin Mahfuds

Jakarta, UIN OnlineTiga orang guru besar UIN masuk dalam 500 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia. Mereka adalah guru besar pemikiran politik Islam Prof Dr Din Syamsuddin, guru besar sejarah Prof Dr Azyumardi Azra, dan guru besar tafsir Prof Dr Nasaruddin Umar. Hal itu diketahui dari buku The 500 Most Influential Muslims in The World yang diterbitkan The Royal Islamic Strategic Studies Center di Yordania, Kamis (19/11).

Dalam buku setebal 202 halaman itu, Din Syamsuddin berada di urutan ke-35 dari 50 besar orang paling berpengaruh. Tokoh Indonesia lain yang masuk daftar 50 besar yakni Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi (18) dan da’i kondang KH Abdullah Gymnastiar (48). Din yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah ini disebutkan sebagai tokoh yang membawa Muhammadiyah ke jalur yang lebih konservatif dengan menegaskan ijtihad dan hadits. Ia juga disebut sebagai tokoh reformis.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Prof Dr Azyumardi Azra disebutkan sebagai akademisi terkemuka yang telah menerbitkan sejumlah buku dan artikel. Ia pun disebut sebagai cendekiawan Indonesia yang telah mengajar di berbagai universitas di dunia. Selain itu, Azra dianggap sebagai diplomat informal Indonesia yang menyampaikan pengalaman Islam dan demokrasi di Indonesia dalam berbagai konferensi tingkat dunia.

Sedangkan Prof Dr Nasaruddin Umar masuk dalam jajaran tokoh Muslim yang berkiprah di bidang administrasi. Mantan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN ini terpilih terkait perannya sebagai Direktur Jenderal Bimas Islam Departemen Agama RI. Di samping itu, Nasaruddin juga disebutkan sebagai Rektor Perguruan Tinggi Ilmu-Ilmu al-Qur’an (PTIQ).

Beberapa tokoh Indonesia lain yang masuk dalam 500 tokoh Muslim paling berpengaruh yaitu Tutty Alawiyah, Syafii Anwar, Haidar Bagir, Syafii Maarif, Siti Musdah Mulia, Luly Zakiyah Munir, Helvy Tiana Rosa, Hajjah Maria Ulfah, KH Abdurrahman Wahid, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

500 tokoh yang terdapat dalam buku yang diedit Prof John Esposito and Prof Ibrahim Kalin itu, dibagi dalam 15 kategori. Di antaranya adalah ulama, politik, administratif, pendakwah, perempuan, filantropi, sains dan teknologi. Penerbitan buku tahun ini merupakan yang pertama dan rencananya akan menjadi agenda tahunan. Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman berharga tentang berbagai cara umat Islam mempengaruhi dunia. []

3 Guru Besar UIN Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hanifudin Mahfuds

Jakarta, UIN OnlineTiga orang guru besar UIN masuk dalam 500 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia. Mereka adalah guru besar pemikiran politik Islam Prof Dr Din Syamsuddin, guru besar sejarah Prof Dr Azyumardi Azra, dan guru besar tafsir Prof Dr Nasaruddin Umar. Hal itu diketahui dari buku The 500 Most Influential Muslims in The World yang diterbitkan The Royal Islamic Strategic Studies Center di Yordania, Kamis (19/11).

Dalam buku setebal 202 halaman itu, Din Syamsuddin berada di urutan ke-35 dari 50 besar orang paling berpengaruh. Tokoh Indonesia lain yang masuk daftar 50 besar yakni Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi (18) dan da’i kondang KH Abdullah Gymnastiar (48). Din yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah ini disebutkan sebagai tokoh yang membawa Muhammadiyah ke jalur yang lebih konservatif dengan menegaskan ijtihad dan hadits. Ia juga disebut sebagai tokoh reformis.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Prof Dr Azyumardi Azra disebutkan sebagai akademisi terkemuka yang telah menerbitkan sejumlah buku dan artikel. Ia pun disebut sebagai cendekiawan Indonesia yang telah mengajar di berbagai universitas di dunia. Selain itu, Azra dianggap sebagai diplomat informal Indonesia yang menyampaikan pengalaman Islam dan demokrasi di Indonesia dalam berbagai konferensi tingkat dunia.

Sedangkan Prof Dr Nasaruddin Umar masuk dalam jajaran tokoh Muslim yang berkiprah di bidang administrasi. Mantan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN ini terpilih terkait perannya sebagai Direktur Jenderal Bimas Islam Departemen Agama RI. Di samping itu, Nasaruddin juga disebutkan sebagai Rektor Perguruan Tinggi Ilmu-Ilmu al-Qur’an (PTIQ).

Beberapa tokoh Indonesia lain yang masuk dalam 500 tokoh Muslim paling berpengaruh yaitu Tutty Alawiyah, Syafii Anwar, Haidar Bagir, Syafii Maarif, Siti Musdah Mulia, Luly Zakiyah Munir, Helvy Tiana Rosa, Hajjah Maria Ulfah, KH Abdurrahman Wahid, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

500 tokoh yang terdapat dalam buku yang diedit Prof John Esposito and Prof Ibrahim Kalin itu, dibagi dalam 15 kategori. Di antaranya adalah ulama, politik, administratif, pendakwah, perempuan, filantropi, sains dan teknologi. Penerbitan buku tahun ini merupakan yang pertama dan rencananya akan menjadi agenda tahunan. Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman berharga tentang berbagai cara umat Islam mempengaruhi dunia. []