25 Petugas Kebersihan Ikuti Training Pupuk Kompos

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter: Hamzah Farihin

Aula Madya, BERITA UIN Online - Sebanyak 25 petugas kebersihan yang ada di UIN Jakarta mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos yang diselenggarakan tim rumah kompos UIN Jakarta.

“Kami mengumpulkan petugas kebersihan ini se-UIN Jakarta, baik dari fakultas, asrama putra dan putri, syahida Inn serta kampus 3, untuk belajar cara pembuatan pupuk kompos, sehingga kampus kita bersih dari sampah,” ucap salah satu tim rumah kompos UIN Jakarta, Dr Elpawati Ir Sp, saat memberikan pelatihan di Aula Madya, Senin (7/3).

Menurutnya, hal ini dilakukan mengingat rumah kompos UIN Jakarta yang sudah beroperasi dua tahun lalu, masih kekurangan sampah sedangkan permintaan hasil olahan pupuk kompos terus bertambah. Sehingga dilakukannya petugas kebersihan ini untuk kerjasamanya, guna mengoordinasikan agar sampah-sampah yang ada di UIN Jakarta ini, tak dibuang sembarangan, namun dibuang pada rumah sampah, yang ada di samping asrama putra.

Akan tetapi lanjut dia, diharapkan sampah-sampah yang sudah dikumpulkan tersebut di pilah terlebih dahulu, mana yang organik dan mana non organik, agar nantinya, saat masuk rumah sampah langsung diolah.

“Kalau kerjasama ini sudah berjalan dengan baik, pihak rumah kompos akan menyiapkan di setiap gedung atau fakultas dua karung kosong, yaitu untuk sampah organik, dan non organik. Dan petugas kebersihan pun akan diberikan upah, seberat sampah yang di kumpulkannya setelah dikilo,” kilah dosen ilmu agribisnis ini.

Pupuk kompos UIN Jakarta ini, sudah dipamerkan saat pameran di JCC, dan ternyata responnya sangat baik. Bahkan mereka ada yang pesan dalam jangka waktu setahun. Di samping pemasaran lewat pameran, banyak juga konsumen yang datang langsung ke rumah sampah, baik ibu-ibu rumah tangga maupun perusahaan perkebunan.

Pupuk kompos UIN Jakarta ini dibagi dalam tiga kemasan, yaitu kemasan 18 kg dijual dengan seharga Rp 30.000, kemasan 5 kg seharga Rp 10.000, dan kemasan 1 kg seharga Rp 2.500.