Ruang Sidang Utama, BERITA UIN Online – Sebanyak 25 kepala madrasah aliyah (MA) se-Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengadakan kunjungan ke kampus UIN Jakarta, Jumat (18/4/2018). Kunjungan rombongan diterima di Ruang Sidang Utama oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Zaenal Arifin, Kepala Bagian Akademik Edy Suandi, dan Kepala Bagian Kerja Sama Zulkifli.

Hadir pula Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani, Kepala Sub Bagian Informasi Akademik M Yusuf, Kepala Sub Bagian Pelayanan Akademik Nuriyah, dan Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik Riniwati.

Kepala rombongan Saifuddin Qudsi mengatakan, tujuan para kepala MA ke UIN Jakarta selain untuk bersilaturahmi, juga mencari informasi berkenaan dengan penerimaan mahasiswa baru serta mekanisme jalur masuknya. Informasi tersebut bagi mereka sangat berarti agar dapat disosialisasikan di sekolah masing-masing.

“Selama ini UIN Jakarta dikenal sebagai kampus Islam ternama dan terbesar di Indonesia. Jadi, informasi tentang UIN Jakarta dan mekanisme penerimaan mahasiswa barunya tentu sangat berharga,” katanya.

Ia juga menjelaskan, rombongan yang dipimpinnya merupakan para kepala MA di Kabupaten Sumenep. Sekolah mereka rata-rata berstatus swasta dan beberapa di antaranya berada di lingkungan pondok pesantren.

Kegiatan yang melibatkan para kepala MA tersebut merupakan kali pertama diadakan. Tujuan utamanya untuk menjalin kerja sama antarmadrasah dan para kepala MA di Kabupaten Sumanep.

Kepala Biro AAKK Zaenal Arifin menyambut baik diadakannya kunjungan dari para kepala MA ke UIN Jakarta. Kunjungan tersebut diharapkan akan memberikan dampak positif dalam penyebaran informasi mengenai UIN Jakarta, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Namun, katanya, di masa mendatang, kunjungan tak hanya dilakukan oleh para kepala MA semata melainkan termasuk para pelajarnya.

Menurut Zaenal, UIN Jakarta menerima mahasiswa baru melalui beberapa jalur seleksi. Selain melalui seleksi prestasi akademik nasional, juga jalur tulis nasional dan lokal.

“UIN Jakarta juga menerima melalui jalur beasiswa, seperti beasiswa santri berprestasi dan badan layanan umum (BLU),” katanya. (ns)