Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— UIN Jakarta berhasil merealisasikan bantuan biaya kuliah atau beasiswa senilai Rp 13,69 miliar sepanjang tahun ini. Beasiswa ini direalisasikan untuk membantu pembiayaan kuliah 2.208 orang mahasiswa. Beasiswa diharap meringankan beban kuliah mahasiswa.

Data Realisasi Beasiswa Mahasiswa UIN Jakarta 2018 yang didapat BERITA UIN Online, Rabu (8/8/2018), mencatat realisasi beasiswa tersebut disalurkan melalui sembilan paket beasiswa. Kesembilannya, Tahfidz al-Quran, PPA, Kajian Keislaman, Bidikmisi, BLU, Yayasan Beasiswa Jakarta, KJMU, Karya Salemba Empat, dan BUMN.

Dari sisi jumlah mahasiswa penerima, beasiswa Bidikmisi 2015-2018 merupakan paket beasiswa paling banyak sasarannya, yaitu 669 orang, disusul paket beasiswa BLU untuk 557 orang, dan Beasiswa PPA 400 orang. Selanjutnya, beasiswa KJMU sebanyak 366 orang.

Lainnya, beasiswa dari Yayasan Beasiswa Jakarta 113 orang, Karya Salemba Empat 62 orang, Tahfidz al-Quran 26 orang. Selanjutnya, beasiswa Kajian Islam 11 orang dan beasiswa BUMN 4 orang.

Dari sisi nominal, Beasiswa KJMU adalah paket beasiswa paling tinggi senilai Rp 6,58 miliar. Lalu, Beasiswa Bidikmisi 2015-2018 Rp 4,19 miliar, disusul beasiswa BLU Rp 1,15 miliar.

Selanjutnya beasiswa PPA Rp 800 juta, beasiswa Yayasan Beasiswa Jakarta Rp 474,6 juta, beasiswa Karya Salemba EMpat Rp 320 juta. Sisanya, beasiswa Tahfidz al-Quran Rp 55,5 juta, beasiswa Kajian Keislaman Rp 55 juta, dan BUMN Rp 49,92 juta.

Saat memaparkan laporan kinerja kepada senat universitas, Selasa (7/8/2018), Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada mengungkapkan pemberian beasiswa merupakan salah satu komitmen UIN Jakarta dalam memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

“Meski kuantitas sasaran maupun nominalnya harus terus ditingkatkan, namun alhamdulillah sepanjang 2018 ini UIN Jakarta berhasil mengucurkan beasiswa Rp 13,69 miliar bagi 2.208 mahasiswa,” paparnya.

Di tepi lain, Rektor berharap mahasiswa penerima beasiswa mampu melaksanakan kewajiban belajarnya dengan baik. Menurutnya, beasiswa merupakan kesempatan terbaik yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan.

“Karena itu, kami berharap mahasiswa penerima beasiswa mampu menunjukkan motivasi belajar paling tinggi dibanding bukan penerima,” tandasnya.

Data mencatat, kendati nominal besaran beasiswa tahun ini menurun dibanding total tahun lalu Rp 18,86 miliar, namun dibanding tahun lalu jumlah nominalnya terus menanjak. Tahun 2016, nominal beasiswa mahasiswa UIN Jakarta hanya Rp 11,25 miliar dan 2015 hanya Rp 3,09 miliar. (farah nk/yuni nk/zm)

Share This