Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Mahasiswa UIN Jakarta berhasil mencatatkan 37 prestasi tingkat nasional global sepanjang tahun ini. Selain prestasi akademik seperti pembicara pertemuan akademik dan pertukaran mahasiswa, mereka juga berhasil mencatatkan prestasi non akademik berbasis seni, wirausaha, olah raga, dan keislaman.

Demikian Rangkuman Prestasi Mahasiswa 2018 yang dikutip BERITA UIN Online, Jumat (10/8/2018), dari Laporan Kinerja Rektor UIN Jakarta Periode 2015-2018. Laporan disampaikan Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA dalam Rapat Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Laporan mencatat, sekurangnya 17 prestasi tingkat internasional berhasil diraih mahasiswa sepanjang tahun ini. Selain kompetisi bahasa, prestasi global ini dicatatkan mereka dalam kejuaraan seni musik nasyid, seni baca al-Quran, wirausaha, maupun pertemuan ilmiah tingkat dunia.

Di sektor prestasi berbasis wirausaha misalnya, Rahmi Hayyu, Irfan Hilmi, dan Farabi Madyan berhasil menyabet Juara Pertama Business Plan “Usaha Kita” pada Entrepreneurship Syimposium 2018. Sebelumnya, Irfan Hilmi menyabet penghargaan ‘Creativepreneur’ pada Indonesian Platinum & Young Entrepeneur Award 2017.

Dalam kompetisi bahasa, sejumlah mahasiswa juga mencatatkan prestasi membanggakan. Khairul Mufid dan Mahbubi, misalnya. Keduanya menjadi Pendebat Terbaik pada Lomba Debat Bahasa Arab dalam Ihtifal Institusi Pengajian Tinggi ASEAN di Universiti Sains Islam Malaysia.

Adapun forum pertemuan ilmiah global, Ilham Suryo Riasa dan Ramaditya Aji Putra diundang menjadi pembicara pada Academic Collaboration Program Between Fukuoka University and Dean Forum of FST State Islamic University. Begitu juga Manapiah Anadiroh dan Ahmad Ramadhani dan Annisa Fitri, dimana nama pertama diundang mengikuti Civil Society Forum pada Internationa; Zero Waste Cities Confrence 2018 dan dua nama terakhir diundang mengikuti World Islamic Finance Forum 2018 di Karachi, Pakistan.

Di tingkat nasional, sekurangnya 20 catatan prestasi berhasil ditorehkan mahasiswa UIN Jakarta. Annisa Nur Indriyanti, misalnya. Ia berhasil menyabet juara pertama penulisan essay dalam Islamic Sociopreneur Development Program UGM Yogyakarta. Sedang Ubaiyana berhasil menyabet juara pertama dalam Pekan Intelektual Bidikmisi 2018.

Di cabang olah raga, Mujahidin berhasil menyabet juara pertama lintas alam dalam HUT Badan SAR Nasional 2018. Begitu juga Dinda Rahma Fajriani yang berhasil mengusung posisi juara pertama pada IPPBMM2018 di Purwokerto, Jawa Tengah.

Dalam presentasi laporannya, Rektor Prof Dr Dede Rosyada MA mengapresiasi para mahasiswa yang telah berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Ia berharap prestasi yang telah dicatatkan bisa terus dijaga dan ditingkatkan sehingga mampu mengharumkan UIN Jakarta. (farah nh/yuni nk/zm)

Share This