200 Mahasiswa Terima Beasiswa BLU 2016

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

BEASISWA BLUGedung Rektorat, Berita UIN Online– Sebanyak 200 mahasiswa dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa Badan Layanan Umum (BLU) UIN Jakarta Angkatan 2016 Semester Ganjil Tahun Akademik 2016/2017.

Hal tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) UIN Jakarta bertanggal 27 Oktober 2016. Dalam keputusan itu tercatat, 200 mahasiswa penerima beasiswa BLU tersebut tersebar dalam empat fakultas. Masing-masing, 80 orang di Fakultas Ushuludin (FU), dengan rincian Prodi Perbandingan Agama 26 orang, Prodi Aqidah dan Filsafat Islam 26 orang dan Prodi Ilmu al-Quran dan Tafsir 28 orang.

Selanjutnya, masing-masing 40 orang di Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) dan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Prodi Perbandingan Mazhab. Selebihnya di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) tersebar di tiga prodi, yaitu Prodi Bahasa dan Sastra Arab 9 orang, Prodi Tarjamah 15 orang, dan Prodi Sejarah Kebudayaan Islam 16 orang.

Dalam keputusan yang ditandatangani Prof Dr Dede Rosyada MA selaku KPA UIN Jakarta itu ditegaskan, mahasiswa yang menjadi penerima beasiswa BLU adalah mahasiswa angkatan 2016.

Mereka diberikan bantuan yang dibebankan pada anggaran BLU UIN Jakarta tahun 2016 dengan rincian, untuk FU sebesar Rp 1.700.000 perorang, FDI sebesar Rp 1.950.000 perorang, FAH sebesar Rp 1.800.000 perorang, dan FSH sebesar Rp 2.100.000 perorang.

Diketahui, besaran biaya tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor UIN Jakarta No 245 Tahun 2016 tentang Biaya Kuliah Program Strata Satu (S1) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2016/2017.

Mereka yang lulus seleksi jalur ini berasal dari berbagai pondok pesantren, Madrasah Aliyah Negeri (MAN), MA Swasta, SMA Negeri, dan SMA Swasta.

Menurut Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Abdul Hamid MS, bagi mereka yang mendapatkan beasiswa BLU dibebaskan membayar biaya perkuliahan selama masa studi.

“Mereka mendapat beasiswa sejak semester I sampai semester VIII. Jadi mereka tinggal kuliah saja,” terang Hamid di ruang kerjanya, Gedung Rektorat lantai dua, Kamis (27/10/2016).

Feni Arifiani SAg MHI, Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi ketika ditemui Berita UIN Online menjelaskan, minat masyarakat untuk mendapatkan beasiswa ini cukup tinggi. Karena itu pula peluang untuk diterima juga cukup kompetitif.

“Dari sekira ribuan orang yang mendaftar, kita saring hanya 200 orang yang memenuhi syarat,” katanya. (mf)