2 Wakil Dekan FIDKOM Terpilih Wajah Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung FIDKOM, BERITA UIN Online—Tiga dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDKOM) terpilih sebagai wakil dekan baru masa bakti 2013-2017. Mereka adalah Suparto PhD, Drs Jumroni, dan Drs Wahidin Saputra MA. Masing-masing sebagai wakil dekan bidang akademik (wadek), wadek bidang administrasi umum, dan wadek bidang kemahasiswaan.

Sebelumnya, Suparto menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, serta peneliti dan trainer Pusat Bahasa UIN Jakarta. Sedangkan Jumroni adalah ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FIDKOM. Sementara Wahidin adalah wakil dekan bidang akademik.

Pemilihan wadek baru itu dilakukan oleh Senat Fakultas pada Rabu (11/9/2013) di Meeting Room Gedung FIDKOM. Dari 23 anggota senat, hanya dua anggota senat yang tak ikut serta dalam pemilihan, yaitu Prof Dr Ismah Salman MHum dan Prof Dr Andi Faisal Bakti MA.

Dalam pemungutan suara yang digelar secara tertutup, Suparto meraih 16 suara dan pesaingnya, Dr Armawati MSi, hanya mendapatkan 5 suara. Sedangkan Jumroni mendulang 14 suara dan pesaingnya, Dr Raudlanah mendapatkan 7 suara. Sementara Wahidin menang tipis dari pesaingnya, Dr Suhaimi MSi, yaitu 11 suara: 10 suara.

Pemilihan wakil dekan di FIDKOM tergolong ketat. Alasannya, hanya dosen yang punya pangkat fungsional lektoral kepala yang berhak mengikuti pemilihan. “Hanya yang punya pangkat lektor kepala yang diberikan kesediaan dicalonkan jadi wakil dekan. Kami ini semunya lektor kepala,” ujar Jumroni usai pemilihan.

Ia pun berharap, kabinet dekanat yang baru ini dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi FIDKOM dan UIN Jakarta. “Ke depan mesti lebih baiki lagi dengan misi pembaharuan. Mudah-mudahan bisa mendorong pencapaian UIN Jakarta sebagai world class research university,” harapnya.

Seperti diketahui, Suparto adalah doktor Sosiologi Pendidikan jebolan  Monash University, Melbourne, Australia. Ia meraih Sarjana Agama dari IAIN Wali Songo Semarang. Sedangkan Jumroni adalah peraih master bidang Komunikasi Pembangunan IPB dan sarjana doctoral bidang Dakwah Fakultas Ushuluddin IAIN Jakarta. Sementara Wahidin adalah lulusan magsiter bidang Kajian Islam IAIN Jakarta dan alumnus Fakultas Dakwah pada kampus yang sama. (D Antariksa/Saifudin)