187 Warga Dapat Pengobatan Gratis dari KPKM UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

KPKM Buaran, BERITA UIN Online-Sebanyak 187 warga kelurahan Buaran  Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan mendapatkan pengobatan gratis dari Klinik Pelayanan Kesehatan Masyarakat (KPKM) UIN Jakarta. Jumlah tersebut tercatat sampai pukul 12.00 WIB.

Pengobatan gratis itu digelar bersamaan dengan peresmian klinik yang terletak di bilangan Buaran.  Selain di Buaran, UIN Jakarta juga mempunyai klinik serupa di kawasan Pamulang.

Syarat untuk mendapatkan pengobatan gratis itu sederhana, yaitu datang ke KPKM dan membawa KTP warga setempat. Sesuai rencana, pengobatan gratis ini diselenggarakan dari tanggal 8-31 Desember 2012. Meskipun demikian, hal itu tak menghalngi minat masyarakat Buaran untuk berobat ke KPKM sejak hari ini.

Menurut Ramah (58), warga RT 1/5 Buaran,  kegiatan sosial ini sangat bermanfaat. Sebab, selain tidak membayar dan lokasinya dekat, pelayanan juga bagus. “Saya senang. Terima kasih UIN,”katanya singkat\ usai berobat.

Hal serupa diakui Yati (41). kehadiran KPKM ini betul-betul membantu masyarakat sekitar. “Kalau berobat ke sini selanjutnya jangan mahal-mahal,”katanya.

Mendengar kabar pengobatan gratis hal itu tak disia-siakan oleh Adih (70), warga RT 02/5. Laki-laki yang datang seorang diri ini ingin memeriksakan lututnya yang sakit. Dengan jalan tertatih, menuju ke KPKM.” Di mana tempat berobatnya,”tanyanya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, ia pun mendaftar dan mendapatkan nomor antrian.

KPKM memang dirancanag untuk masyarakat ekonomi  menengah ke bawah, termasuk bagi pegawai UIN Jakarta yang berdomisili di sekitar KPKM.

Kepala Tata Usaha Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta Ahmad Zaidi Sos MSi, UIN Jakarta berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan terjangkau bagi masyarakat.

Dijelaskannya, pengobatan di KPKM UIN Jakarta mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan tempat lain.”Kita punya alat-alat canggih yang tidak dimiliki klinik atau puskesmas lain,”katanya.

Di KPKM, papar dia, selain terdapat Dental Unit, fasilitas radiologi, klinik bersalin, asrama, juga terdapat fasilitas penyuluhan dan perpustakaan, serta laboratorium. “Jadi dokter di sini tidak hanya jadi “tukang” saja, tapi juga mengembangkan hasil kerjanya itu menjadi sebuah penelitian,”tandasnya. (d antariksa/Saifudin)