10 Judul Penelitian Kompetitif Diseminarkan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

RSU, UIN Online – Sebanyak sepuluh judul penelitian kompetitif Lembaga Penelitian (Lemlit) tahun 2009 diseminarkan di Ruang Sidang Utama (RSU), Kamis (27/8). Presentasi dihadiri Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Jamhari, Ketua Lembaga Penelitian Prof Dr Syamsir Salam, dan peneliti senior Prof Dr Rusmin Tumanggor.

Menurut Jamhari, seminar ini bertujuan untuk mengukur apakah penelitian yang akan dilaksanakan sudah pada alurnya atau belum. Sehingga hasil akhirnya nanti tidak memalukan. ”Kita ingin sepuluh persen hasil penelitian tahun ini bisa masuk jurnal bergengsi dan bisa dipresentasikan di luar negeri. Jika hasilnya bagus kita akan membantunya,” kata Jamhari. Misi UIN untuk menjadi universitas riset, lanjut dia, tidak akan tercapai tanpa adanya penelitian yang baik.

Jamhari mengatakan mulai tahun ini program studi umum di UIN bisa mengikuti penelitian kompetitif di Depdiknas.  Anggaran yang disediakan Depdiknas untuk penelitian ini sangat besar sekitar Rp 200 miliar. Ia menganjurkan kepada para dosen supaya mengikuti penelitian pada tahun depan.

Selain Depdiknas, kata dia, Depag juga menganggarkan dana sebesar Rp 30 miliar untuk penelitian yang sama. Ia meminta kepada para dosen yang tertarik untuk menyiapkan proposalnya dari sekarang supaya di tahun mendatang bisa mengikuti penelitian kompetitif.

”Ini kesempatan bagus. Jika UIN memiliki banyak penelitian maka kampus kita akan semakin maju. Karena itu, kita berharap 15 persen dosen kita tahun depan bisa mengikuti penelitian,” harapnya.

Sementara itu, Syamsir Salam menegaskan, lembaganya berusaha terus menerus mendorong para dosen untuk melakukan penelitian yang berkualitas karena peningkatan kualitas kampus bisa dilihat dari penelitiannya.

Di antara sepuluh judul penelitian tersebut yaitu Otonomi Daerah dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kesempatan Kerja, dan Distribusi Pendapatan Daerah di Indonesia, Dasar-dasar Integrasi Keilmuan; Telaah Perbandingan Antara Teori, Kaidah dan Kerangka Penalaran Hukum Islam dan Barat, Pengembangan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia; Studi Kebijakan Transformasi IAIN Menjadi UIN, dan Evaluasi Buku Pengantar Studi Islam di Perguruan Tinggi Islam. []


10 Judul Penelitian Kompetitif Diseminarkan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

RSU, UIN Online – Sebanyak sepuluh judul penelitian kompetitif Lembaga Penelitian (Lemlit) tahun 2009 diseminarkan di Ruang Sidang Utama (RSU), Kamis (27/8). Presentasi dihadiri Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Jamhari, Ketua Lembaga Penelitian Prof Dr Syamsir Salam, dan peneliti senior Prof Dr Rusmin Tumanggor.

Menurut Jamhari, seminar ini bertujuan untuk mengukur apakah penelitian yang akan dilaksanakan sudah pada alurnya atau belum. Sehingga hasil akhirnya nanti tidak memalukan. ”Kita ingin sepuluh persen hasil penelitian tahun ini bisa masuk jurnal bergengsi dan bisa dipresentasikan di luar negeri. Jika hasilnya bagus kita akan membantunya,” kata Jamhari. Misi UIN untuk menjadi universitas riset, lanjut dia, tidak akan tercapai tanpa adanya penelitian yang baik.

Jamhari mengatakan mulai tahun ini program studi umum di UIN bisa mengikuti penelitian kompetitif di Depdiknas.  Anggaran yang disediakan Depdiknas untuk penelitian ini sangat besar sekitar Rp 200 miliar. Ia menganjurkan kepada para dosen supaya mengikuti penelitian pada tahun depan.

Selain Depdiknas, kata dia, Depag juga menganggarkan dana sebesar Rp 30 miliar untuk penelitian yang sama. Ia meminta kepada para dosen yang tertarik untuk menyiapkan proposalnya dari sekarang supaya di tahun mendatang bisa mengikuti penelitian kompetitif.

”Ini kesempatan bagus. Jika UIN memiliki banyak penelitian maka kampus kita akan semakin maju. Karena itu, kita berharap 15 persen dosen kita tahun depan bisa mengikuti penelitian,” harapnya.

Sementara itu, Syamsir Salam menegaskan, lembaganya berusaha terus menerus mendorong para dosen untuk melakukan penelitian yang berkualitas karena peningkatan kualitas kampus bisa dilihat dari penelitiannya.

Di antara sepuluh judul penelitian tersebut yaitu Otonomi Daerah dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kesempatan Kerja, dan Distribusi Pendapatan Daerah di Indonesia, Dasar-dasar Integrasi Keilmuan; Telaah Perbandingan Antara Teori, Kaidah dan Kerangka Penalaran Hukum Islam dan Barat, Pengembangan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia; Studi Kebijakan Transformasi IAIN Menjadi UIN, dan Evaluasi Buku Pengantar Studi Islam di Perguruan Tinggi Islam. []