Halal bi Halal: Alumni Berbicara

 

Auditorium Harun Nasution, BERITA UIN Online—Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah (IKALUIN) Jakarta menggelar Halal bi Halal dan Dialog Alumni 2017. Acara yang bertemakan Kreasi dan Kiprah Alumni Dalam Membangun Negeri itu dilaksanakan pada, Sabtu (22/07), bertempat di Auditorium Harun Nasution.

Pada kesempatan yang meriah dan penuh kekeluargaan tersebut, perwakilan alumni tiap angkatan diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman yang paling berkesan selama menimba ilmu di UIN Jakarta, dan memberikan ide-ide cemerlang demi kemajuan almamater UIN Jakarta.

Sesi yang dimoderatori oleh alumni Fakultas Syariah dan Hukum, Mucle Katulistiwa tersebut diawali dengan penyampaian ide-ide membangun dari alumni yang bergerak di bidang birokrasi dan pemerintahan. Mereka diantaranya, Dr Wahiduddin Adams SH MA (Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI), Dr (HC) AM Fatwa (Anggota DPD RI dan Pendiri Yayasan Putra Fatahillah), Dr TB Ace Hasan Syadzily MSi (Anggota DPR RI), Encop Sofia MA (Anggota DPRD Provinsi Banten), Pramono Ubaid Tantowi MA (Komisioner KPU Pusat), dan M Afifudin SAg Msi (Bawaslu Pusat).

Selanjutnya, alumni yang bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah, mereka diantaranya Drs KH Ketut Imaduddin SH MM (Pimpinan PonPes Bali Bina Insan), Drs KH Mudrik Qari MA (Pimpinan PonPes Al-Ittifaqiah Indralaya Sumatera Selatan), dan KH Budi Rahman Hakim MSW (Pendiri Pesantren Jagat Arsy).

Tidak lupa, alumni yang fokus dalam bidang akademis dan praktisi, turut memberikan sumbangsih ide dan gagasannya, mereka antara lain Ahmad Najib Burhani PhD (Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Dr Rumadi Ahmad, Andi Syafrani SH MCCL, Iman Ni’matullah SH, dan Siti Hasanah Sag MM (Praktisi Asuransi Syariah).

Dalam sesi berbagi tersebut, AM Fatwa mengatakan banyak sekali peristiwa yang cukup mewarnai perjalanannya pasca lulus dari UIN Jakarta. “Kemanapun kita nanti melangkah pasca dari UIN ini, patrikan dalam hati bahwa kita harus memberikan manfaat untuk almamater tercinta,” tandasnya.

Tidak kalah menariknya, Dr Wahiduddin Adams SH MA yang saat ini menjabat sebagai Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI mengungkapkan suka dukanya melamar pekerjaan sehingga sekarang menjadi Hakim Konstitusi.

“Tidak mudah jika kita tidak punya integritas dan kemampuan. Sekarang tidak dibedakan lagi alumni dari IAIN atau universitas umum lainnya. Karena kita punya kemampuan yang sama,” ujarnya.

Masih pada sesi yang sama, M Afifudin SAg MSi, selaku Komisioner Bawaslu RI mengatakan, bahwa selaku alumni UIN yang dulunya aktifis, beliau tidak merasa takut walaupun apa yang dulu dipelajari selama kuliah sedikit memiliki korelasi dengan apa yang sekarang sedang digeluti.

“Kita boleh berbeda fakultas, berbeda organisasi, tapi diluar sana kita adalah alumni UIN,” pesannya.

Sedangkan, Pramono Ubaid Tantowi MA (Komisioner KPU Pusat) mengatakan bahwa alumni UIN adalah alumni yang memiliki kemampuan lebih, karena selama di UIN mempelajari ilmu Islam dan Ilmu umum.

Hal tersebut diperkuat dengan penuturan Dr TB Ace Syadzily MSi selaku anggota DPR RI, dirinya mengatakan bahwa UIN memiliki koneksi yang kuat, apalagi saat transisi dari IAIN ke UIN. Dan itu tidak ada  bedanya baik lulusan ADIA, IAIN, maupun UIN, yang terpenting adalah memberikan manfaat kepada sesama.

Masih di acara yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta Dr Fadilah Suralaga MSi menegaskan,  bahwa alumni UIN sebetulnya memiliki potensi yang sama dengan kawan-kawan diluar sana untuk membangun UIN Jakarta dan Negara Republik Indonesia. “Karena kita punya integritas yang tinggi antara keislaman dan keindonesiaan untuk menciptakan ulama berintelektual dan intelektual ulama,” tandasnya.

Andi Syafrani SH MCCL pun memberikan pesan kesan yang tak kalah menariknya dengan apa yang diungkapkan alumni-alumni sebelumnya. Menurutnya, alumni UIN adalah alumni yang ditunggu-tunggu karena kemapaman ilmunya di bidang ilmu agama dan ilmu umum. “Kita ini serba bisa loh, silahkan aja cek lulusan syariah seperti saya bisa juga menjadi pengacara,” katanya diikuti gelak tawa para alumni yang hadir saat itu. (lrf/sf)