FU Gelar Seminar Internasional Tentang Menyikapi Berita Hoax

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Fakultas Ushuluddin (FU) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta menyelenggarakan Seminar Internasional. Acara yang mengangkat tema  Fenomena Hoax & Hate Speech : Peran dan Tanggung Jawab Ulama ini, bertujuan agar masyarakat dapat memilah dan memfilter berita yang benar dan tidak benar.

Acara dilaksankan pada, Rabu (12/4), bertempat di Auditorium Harun Nasution Kampus I UIN Jakarta, dan dimulai pukul 08.00 s.d 13.30 WIB.

Hadir dalam acara ini, Dekan Fakultas Ushuludin (FU) Prof Dr Masri Mansoer MA, para Wakil Dekan, para mahasiswa, dan tamu undangan.

Hadir sebagai narasumber yang dimoderatori oleh Dr Media Zainul Bahri MA ini, diantaranya Dr Mohammad Hasan Zumami (Guru Besar Hauzah Islamiyah Qom Iran), Prof Martha Back PhD (Dosen University of USA) dan Dr Asrorun Ni’am Sholeh MA (Anggota Inti PBNU dan Komisi Fatwa MUI).

Hasil pantauan tim BERITA UIN di lokasi tercatat, para narasumber memberikan himbauan kepada masyarakat Indonesia untuk memiliki daya filter yang baik, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam mendapatkan ilmu pengetahuan dalam menyikapi setiap berita yang diterimanya.

“Bukan saja pemerintah dan para ulama yang memiliki kewajiban untuk memberantas pemberitaan hoax itu, akan tetapi dari semua kalangan memiliki kewajiban untuk memerangi berita hoax baik itu dosen, mahasiswa, dan beragam profesinya mempunyai andil dalam membentuk masa depan bangsa,” ungkap Martha Back.

Seorang mahasiswi peserta seminar, Puji kepada BERITA UIN Online mengaku, dirinya mendapatkan banyak sekali pengetahuan baru mengenai berita-berita yang saat ini beredar.

“Saya jadi tahu membedakan mana berita yang benar dan hoax,” ujarnya. (lrf/puji)