FDI Selenggarakan Seleksi Program Sandwich Kuliah ke Timur Tengah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gd. FDI, BERITA UIN Online— Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) UIN Jakarta menyelenggarakan ujian seleksi program sandwich bagi mahasiswa yang ingin mengikuti perkuliahan selama satu semester di Timur Tengah. Program atas kerjasama Fakultas Dirasat Islamiyah dan bagian Kerjasama Luar Negeri UIN Jakarta ini, dilaksanakan pada, Jumat (07/04), bertempat di ruang kelas FDI UIN Jakarta.

Semula, seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2017, namun karena Fakultas tengah fokus mempersiapkan akreditasi S2, seleksi ini akhirnya diundur menjadi tanggal 07 April 2017.

Dari informasi yang didapat BERITA UIN Online menyebutkan, program tersebut merupakan perkuliahan sisipan yang akan dilaksanakan di beberapa Perguruan Tinggi di Timur Tengah selama 3-4 bulan atau satu semester.

“Ada beberapa Universitas yang akan dibidik sebagai tujuan Program ini, namun diutamakan Universitas yang memiliki kerjasama dengan Fakultas Dirasat Islamiyah. Seperti, Universitas Al-Azhar Mesir, Universitas Zaitunah Tunis, dan Universitas Kuwait,” ujar Wakil Deka Bidang Akademik FDI UIN Jakarta Dr Ahmadi Usman MA saat ditemui BERITA UIN di ruang kerjanya.

Ditambahkannya, FDI perlu menyeleksi mahasiswa yang diutus adalah mahasiswa yang mumpuni dan mampu mengikuti perkuliahan yang diselenggarakan oleh universitas-universitas tersebut.

“Untuk memastikan kemampuan mahasiswa yang akan mengikuti program ini, ada tiga tahapan yang harus dilalui calon peserta yaitu ujian menulis essai, presentasi essai, dan wawancara terkait kesiapan dan komitmen jika terpilih,” tandas Ahmadi.

Sebagai informasi, pada tes menulis essai, mahasiswa diwajibkan memilih satu tema dari empat tema yang ditawarkan. Diantaranya, tentang Islam Nusantara dan pemeliharaan Budaya Lokal, Hidup Damai dalam Keragaman Budaya dan Agama, Peran Perempuan dalam Pendidikan Karakter anak.

Sampai pada pelaksanaan ujian seleksi tersebut, 17 orang mahasiswa mendaftarkan diri secara online. Namun demikian, hanya 11 orang yang kemudian melengkapi berkas persyaratan dan mengikuti seleksi.

Dari kesebelas orang yang mengikuti ujian ini, akan dipilih 3 orang untuk mengikuti Program dan diberangkatkan ke Timur Tengah untuk mengikuti perkuliahan di sana. Sedangkan untuk penguji, FDI memilih tiga orang diantaranya, Dr Ahmadi Usman MA, Dr Cahya Buana MA, dan Dr Yuli Yasin.

Di lain tempat, Dekan FDI Dr Hamka Hasan menegaskan, bahwa Program ini merupakan implementasi dari cita-cita UIN Jakarta menuju World Class University (WCU). Untuk itu, program ini dibiayai sepenuhnya oleh UIN Jakarta. (lrf/cb).