Cendekiawan dan Indonesianis Bahasa Islam Indonesia

Auditorium Utama, Berita UIN Online— Sejumlah Indonesianis dan cendekiawan Muslim mempresentasikan paper tentang promosi pemahaman Islam Nusantara dalam International Conference on “Southeast Asian Islam: Promoting Moderate Undrestanding of Islam”. Kamis-Jum’at (08-09/10) di Auditorium Utama UIN Jakarta. Kontribusi gagasan dan pemikiran mereka diharapkan mempublikasikan moderatisme sekaligus menguatkan kajian Islam Nusantara.

Pada hari pertama, presentasi disampaikan Prof Dr Azyumardi Azra, CBE (UIN Jakarta) dengan papernya Indonesian Islam: its Significance to the Muslim World and Beyond-Historical and Contemporary Perspectives. Lalu, Prof Dr Greg Barton (Deakin University, Australia) dengan paper yang berjudul Islam’s Other Nation: Faith in a Democratic Indonesia and the Enduring Legacy of Neo-Modernist Islamic Thought. Selanjutnya, Prof Dr Noorhaidi Hasan (UIN Yogyakarta) dengan paper The Making of Post-Islamist Indonesia: Moderate Islam, Civil Society, and Democracy.

Di hari kedua, Prof Dr Leonard Andaya dari University of Hawaii at Manoa menyampaikan paper berjudul Implication of the Islamization Process in Southeast Asia. Lalu, Prof Dr Masykuri Abdillah (UIN Jakarta) dengan papernya Globalizing Islamic Moderation of Southeast Asia: Opportunities and Challenges in the Context of Indonesia. Selanjutnya, Dr Muhammad Ali dengan judul Teaching Southeast Asian Islam in America.

Saat membuka kegiatan, Rektor Prof Dede Rosyada mengungkapkan, UIN Jakarta berkepentingan dalam memperkenalkan Islam Moderat di Indonesia. Sejak Prof Harun Nasution, UIN Jakarta telah meletakkan dasar-dasar pemikiran Islam Indonesia yang Modern. Adanya ormas-ormas keagamaan seperti NU dan Muhamadiyyah yang menjadi asal mahasiswa membuat Indonesia semakin mudah untuk memperkenalkan Islam Indonesia ke ranah Internasional. (LRF/TAM)