Calon Peserta Beasiswa Bidikmisi Ikuti Psikotes  

Bagian Kemahasiswaan UIN Jakarta adakan Psikotes bagi pendaftar Beasiswa Bidikmisi, Senin (05/09).

Bagian Kemahasiswaan UIN Jakarta adakan Psikotes bagi pendaftar Beasiswa Bidikmisi, Senin (05/09).

Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Bagian Kemahasiswaan UIN Jakarta adakan Psikotes bagi pendaftar Beasiswa Bidikmisi, Senin (05/09). Setelah pendaftaran resmi ditutup pada Rabu lalu (31/08), hari ini seluruh pendaftar Bidikmisi UIN Jakarta yang telah melengkapi persyaratan mengikuti seleksi lanjutan berupa psikotes. Untuk tahap Psikotes ini Bagian Kemahasiswaan bekerjasama dengan Pusat Layanan Psikologi (PLP) UIN Jakarta.

Proses penjaringan penerimaan beasiswa Bidikmisi UIN Jakarta terbagi kedalam beberapa fase, mulai dari pendaftaran Online, pemberkasan, Psikotes, dan interview. Berdasarkan data yang diterima tim BERITA UIN Online, dari tahap pendaftaran secara online tercatat sebanyak 680 mahasiswa pendaftar, sedangkan yang telah melakukan pemberkasan dan mengikuti Psikotes sebanyak 459 mahasiswa.

Saat ditemui tim BERITA UIN online, Kasubbag. Kemahasiswaan UIN Jakarta, Budi Purwanti, S. Pd. mengatakan, bahwa Psikotes ini diharapkan bisa menghasilkan mahasiswa terbaik, tidak saja unggul dalam prestasi dan layak mendapatkan beasiswa Bidikmisi, tetapi juga kedepannya bisa menjadi role model bagi mahasiswa UIN Jakarta.

”Kami berharap melalui Psikotes ini, mahasisiwa Bidikmisi yang nanti terpilih bisa mempertahankan prestasi belajar dan mampu menjadi mahasiswa UIN yang unggul dan berprestasi”, ujar Budi.

Sebagai informasi,  alur pendaftaran beasiswa Bidikmisi UIN Jakarta yaitu telah dinyatakan lulus ujian masuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian mendaftarkan diri secara online melalui https://ais.uinjkt.ac.id, pada kolom menu, pilih kolom mahasiswa daftar beasiswa, selanjutnya menyerahkan berkas ke bagian kemahasiswaan, berkas akan diseleksi oleh Tim dari Bagian Kemahasiswaan, apabila berkas dinyatakan lolos, selanjutnya akan ada interview difakultas masing-masing oleh panitia yang dibentuk oleh Bagian Kemahasiswaan UIN Jakarta. Apabila telah dinyatakan lulus, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti pembinaan di Ma’had UIN Jakarta selama satu tahun (laporan Ahmad Hamdani/sf/lrf).