Bakti Sosial Mahasiswa Sesuai Tri Dharma PT

159

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusron Razak (kanan) menerima cangkul dan garpu secara simbolis dari peserta bhakti pada penutupan kegiatan sosial Milad ke-60 ADIA/IAIN/UIN Jakarta di Cikuya, Solear, Tangerang, Banten, Sabtu (6/5/2017).

Tangerang, BERITA UIN Online – Bakti sosial yang dilakukan para mahasiswa merupakan salah satu pengamalan tri dharma perguruan tinggi. Bakti tersebut juga menjadi bukti bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan sosial.

Hal itu dikatakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusron Razak saat menutup kegiatan bakti sosial yang digelar UIN Jakarta di Cikuya, Solear, Tangerang, Banten, Sabtu (6/5/2017). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan dalam rangka perayaan Milad ke-60 ADIA/IAIN/UIN Jakarta.

“Saya sangat mengapreasiasi gagasan diadakannya kegiatan sosial di masyarakat oleh mahasiswa. Sebab, hal itu sesuai dengan pengamalan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Yusron mengatakan, kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan para mahasiswa setidaknya menjadi bukti bahwa misi perguruan tinggi tak hanya bersifat akademis semata. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan juga harus mendorong para mahasiswanya memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

“Kegiatan bhakti sosial sangat penting sebagai pembelajaran mahasiswa bermasyarakat dan sekaligus mengaktualisasikan potensi diri masing-masing,” tandasnya.

Bhakti sosial di Cikuya diikuti oleh sedikitnya 100 peserta. Mereka berasal dari para aktivis lembaga kemahasiswaan, seperti Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema), Pramuka, Menwa, KSR PMI, Fotografi Kalacitra, dan Marching Band. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 4-6 Mei 2017, dan diselenggarakan dalam bentuk perkemahan. Sementara pengabdiannya berupa penananam pohon, cek kesehatan gratis, perbaikan sarana ibadah, serta karnaval budaya Nusantara.

Kegiatan sosial yang melibatkan hampir semua lembaga kemahasiswaan tersebut dibuka Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada. Kegiatan diawali dengan penanaman aneka bibit pohon di sekitar lahan UIN Jakarta di Cikuya. Setelah itu dilanjutkan dengan perbaikan sarana ibadah, baik masjid maupun mushala. (ns)