Bahasa Arab Jadi Modal World Class University

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

IMG-20161220-WA0008Aula FDI, BERITA UIN Online— Penguasaan bahasa Arab oleh sivitas akademi diperlukan guna mendukung internasionalisasi UIN Jakarta menjadi perguruan tinggi kelas dunia (World Class University/WCU). Selain untuk kepentingan keagamaan dan ilmu pengetahuan, penguasaan bahasa Arab diperlukan sebagai salah satu bahasa internasional yang dituturkan banyak masyarakat global.

Demikian simpulan Studium General Peran Bahasa Arab dalam Mewujudkan UIN Jakarta Menjadi World Class University yang diselenggarakan di Aula Fakultas Dirasat Islamiyah, Senin (19/12/2016). Studium general sendiri merupakan rangkaian dari peringatan hari bahasa Arab se-dunia yang diselenggarakan Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab (ITHLA) UIN Jakarta bekerjasama dengan organisasi mahasiswa prodi berbahasa Arab UIN Jakarta seperti FDI, PBA, BSA, dan Tarjamah.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Ahmadi Usman Lc, MA, Wakil Dekan Bidang Akademik FDI, Dr. Ahmad Dardiri MA, Dosen Pendidikan Bahasa Arab, dan Kaula Fahmi Lc S.Hum, Pegiat Kajian Bahasa dan Sastra Arab dan Pengurus DPP ITHLA 2016.

Dalam paparannya, Ahmadi menyoroti pentingnya penguasaan bahasa Arab di lingkungan UIN Jakarta. Sebagai perguruan tinggi Islam, penguasaan bahasa ini amat penting. Sebab dengan begitu, pengkajian naskah keislaman klasik-kontemporer yang berbahasa Arab bisa dilakukan.

Ahmadi menambahkan, penguasaan bahasa Arab juga sejalan dengan misi UIN Jakarta menjadi WCU yang direkognisi masyarakat dunia. Menurutnya, bahasa Arab menjadi modal penting bagi siapa pun yang ingin menjadi bagian dari masyarakat global karena bahasa ini menjadi salah satu bahasa pengantar cukup luas.

“Bagusnya, bahasa Arab, selain bahasa Inggris, bukan lagi menjadi bahasa kedua. Ia harus menjadi bahasa yang digunakan sehari-hari,” harapnya.

Senada dengan Ahmadi, Dardiri juga menyatakan pentingnya penguasaan bahasa Arab. Penguasaan bahasa ini, jelasnya, makin mudah dilakukan mengingat banyaknya media dan referensi yang bisa diakses luas siapa pun yang menaruh perhatian pada bahasa Arab.

Selain kuliah umum, peringatan bahasa Arab turut disemarakan dengan pawai keliling kampus yang dilakukan para mahasiswa prodi berbahasa pengantar Arab. Dengan mengenakan kostum ala Timur Tengah dan slogan berbahasa Arab, para mahasiswa ini mengeliling fakultas di lingkungan kampus satu UIN Jakarta. (Yuni nurkamaliah)