Alumni UIN Jakarta Terpilih Jadi Hakim Agung

Edi Riyadi Detik

Edi Riadi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Hakim Agung, Senin (29/8/2016). Sumber: detik.com

Jakarta, BERITA UIN Online– Satu lagi berita menggembirakan untuk UIN Jakarta. Pasalnya, Komisi III DPR RI menyetujui Edi Riyadi alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta menjadi salah satu dari tiga Hakim Agung terpilih Mahkamah Agung (MA) RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa sore (30/08/16).

Dilansir dari laman www.komisiyudisial.go.id, Wakil Ketua Komisi III Desmond Junaidi Mahesa menjelaskan, keputusan diambil berdasarkan musyawarah mufakat setelah seluruh calon menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

“Dengan demikian ada tiga hakim yang disetujui untuk disahkan sebagai Hakim Agung nanti, yakni Ibrahim, Panji Widagdo, dan Edi Riadi,” ujar Desmond di hadapan fraksi Komisi III DPR RI.

Saat menjalani fit and proper test calon Hakim Agung, Edi Riyadi yang juga lulusan doktor UIN Jakarta pada 2011 dengan judul disertasi Dinamika Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam Bidang Perdata Islam itu menyatakan dengan tegas menolak perkawinan sesama jenis dan hak-hak khusus bagi LGBT.

Mengetahui hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Hukum Dr Yayan Sopyan MAg dalam akun Facebooknya menyampaikan ucapan selamat kepada pria yang saat ini berprofesi sebagai Hakim Tinggi dengan jabatan Wakil Ketua di Pengadilan Tinggi Agama Jakarta itu.

“Selamat untuk Kanda Edi Riyadi, alumnus FSH UIN Jakarta yang terpilih sebagai Hakim Agung RI. Semoga dapat mengemban amanah agung dalam menegakkan keadilan dan dapat menjaga citra hukum. Semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran dan bimbinganNya. Amin,” ujarnya.

Diketahui, Dr Edi Riadi SH MH lahir di Bogor 16 Oktober 1955, menyelesaikan S1 pada 1982 di Fak Syariah IAIN Jakarta dan Fakultas Hukum Universitas Kristen Tomohon pada 1994, S2 di Universitas Islam Jakarta Konsentrasi Hukum pada 2004 dan S3 di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Konsentrasi Syariah pada 2011. (mf)