Alumni Bicara: Jangan Berfikir “Madsu”, Tapi Lakukan yang Kita Bisa

159

Mauluddin Anwar sebagai salah satu alumni Fakultas Adab dan Humaniora tahun 1994, yang hadir pada acara bedah buku Dari Tahapan Tradisi ke Transformasi Sejarah Fakultas Adab dan Humaniora, Rabu (13/09), bertempat di Auditorium Harun Nasution kampus I UIN Jakarta.

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Jika kita kuliah, jangan pernah berfikir bahwa jurusan yang kita pilih salah atau “madsu” alias masa depan suram. Akan tetapi, kita harus selalu ingin belajar banyak hal yang positif sebagai pengayaan kemampuan kita mengarungi kehidupan pasca lulus kuliah.

Demikian cuplikan perkataan Mauluddin Anwar sebagai salah satu alumni Fakultas Adab dan Humaniora tahun 1994, yang hadir pada acara bedah buku Dari Tahapan Tradisi ke Transformasi Sejarah Fakultas Adab dan Humaniora, Rabu (13/09), bertempat di Auditorium Harun Nasution kampus I UIN Jakarta.

Masih menurut alumni yang saat ini menjabat sebagai Head of News Production Liputan 6 SCTV tersebut, bahwa alumni FAH khususnya dan UIN Jakarta pada umumnya sebenarnya mampu menjadi apa pun dan sukses dalam bidang yang ditekuninya tersebut.

“Saya hobi menulis, dan hobi tersebut terus saya tekuni hingga dibangku kuliah. Dengan menekuni hobi saya tersebut, banyak tulisan saya yang dimuat di beberapa media cetak,” kisahnya.

Dijelaskannya, bahwa menekuni bakat yang dimiliki, akan mampu membantu mempersiapkan diri menjalani kehidupan pasca lulus dari UIN Jakarta.

Di tempat yang sama, Tb. Ace Hasan Syadzily MSi yang juga berkesempatan hadir dalam testimoninya mengatakan, bahwa FAH sesungguhnya telah melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Selanjutnya, mahasiswa harus lebih mandiri dan aktif mencari peluang untuk menambah skill dan mengembangkan diri.

“Menjadi mahasiswa harus aktif dalam berbagai hal yang positif tentunya. Jangan membatasi diri untuk menerima hal-hal baik yang dapat menjadikan diri lebih baik. Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada para Dosen yang telah membimbing saya selama saya menimba ilmu di FAH,” papar mantan Ketua BEM UIN Jakarta tersebut.

Di akhir sambutannya, Tb Ace berpesan kepada para mahasiswa untuk senantiasa menjaga identitas FAH khususnya dan UIN Jakarta sebagai universitas Islam yang saat ini memiliki cita-cita mencetak alumni yang profesionalise Islami. (lrf)