6 Profesor Asing Ikuti Visiting Professor UIN Jakarta

Enam Profesor Asing ikuti Program Visiting Professor UIN Jakarta. Selain meneliti, mereka akan memberikan perkuliahan, menjadi narasumber seminar, dan terlibat dalam program-program akademik UIN Jakarta.

Enam Profesor Asing ikuti Program Visiting Professor UIN Jakarta. Selain meneliti, mereka akan memberikan perkuliahan, menjadi narasumber seminar, dan terlibat dalam program-program akademik UIN Jakarta.

Gd. LP2M, BERITA UIN Online— Enam orang profesor dari enam perguruan tinggi dunia mengikuti program visiting professor UIN Jakarta 2016. Selain meneliti, para profesor peserta program akan memberi perkuliahan, menjadi narasumber seminar, dan terlibat dalam berbagai aktifitas akademik lainnya. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Prof. Dr. Arskal Salim MA kepada BERITA UIN Online, Kamis (30/06).

Data LP2M mencatat, keenam profesor itu adalah Bijan Davvaz dari Yazd University of Iran, Hamid Slimi dari Canadian Centre for Deen Studies, dan Martha Beck dari Lyon College. Selanjutnya, Jayakaran Mukundan dari Universitas Putera Malaysia, Muhammad Ibrahim Noorzaee dari Kabul University, dan Abdul Aziz Munadhil dari Universitas Ibn Tufail Maroko.

Selanjutnya, keenam profesor akan ditempatkan di lima fakultas dan satu lembaga. Rinciannya, Davvaz di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Slimi di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Beck di Fakultas Ushuluddin, Noorzaee di Fakultas Syariah dan Hukum, dan Munadhil di Fakultas Dirasat Islamiyah. Sedangkan Mukundan ditempatkan di LP2M.

Arskal berharap, kehadiran enam profesor asing bisa memperkaya iklim akademik di lingkungan UIN Jakarta. Untuk itu, Arskal berharap betul fakultas yang ditempatkan professor asing bisa memaksimalkan keberadaannya. “Sebab tujuan kita dengan adanya mereka adalah menumbuhkan dan memperkaya kultur akademi kita,” tandasnya. (ikhda/zm/fa)