17.300 Peserta SPMB Mandiri 2017 Siap Ikuti Seleksi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
159

Sedikitnya 17.300 calon mahasiswa baru program S1 tahun akademik 2017/2018 dipastikan akan mengikuti tes Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri UIN Jakarta. Mereka memperebutkan sekitar 4.000 kursi yang disediakan untuk jalur tersebut.

Rektorat, BERITA UIN Online– Sedikitnya 17.300 calon mahasiswa baru program S1 tahun akademik 2017/2018 dipastikan akan mengikuti tes Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri UIN Jakarta. Mereka memperebutkan sekitar 4.000 kursi yang disediakan untuk jalur tersebut.

Berdasarkan data terakhir yang diperoleh dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) per 07 Juni pukul 12.00, jumlah peserta pendaftar jalur SPMB Mandiri yang akan mengikuti seleksi mencapai 17.300 orang.

Dari jumlah tersebut, Kelompok Sosial (B) menduduki peminat pendaftar tertinggi, yakni sebesar 5.057 peserta. Setelah itu disusul Kelompok Sains (C) sebanyak 4.987 peserta, Kelompok  Sosial-Agama (BA) sebanyak 2.891 peserta, Kelompok Agama (A) sebanyak 2.279 peserta, Kelompok Sains-Sosial (CB) sebanyak 1.025 peserta, dan Kelompok Sains-Agama (CA) sebanyak 1.061 peserta.

Penyelenggaraan seleksi ujian masuk akan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (10-11/06). Para peserta ditempatkan di sejumlah gedung kampus, baik kampus 1,2, dan 3 maupun beberapa sekolah di sekitar kampus dengan total ruang ujian sebanyak 668 lokal.

Untuk itu, mengingat banyaknya ruangan di kampus UIN Jakarta, para peserta diimbau agar terlebih dahulu melakukan survei lokasi dan ruang ujian sehari sebelum pelaksanaan seleksi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari keterlambatan, dan guna menciptakan suasana tertib, aman, dan nyaman selama pelaksanaan ujian.

“Kami harapkan para calon peserta melakukan survey lokasi sekaligus ruang ujian sehari sebelum pelaksanaan. Jika tidak, dikhawatirkan terlambat masuk ruangan karena harus mencari ruanganya, sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi peserta sendiri,” kata Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi UIN Jakarta, Feni Arifiani MH kepada BERITA UIN Online di ruang kerjanya, Kamis (08/06).

Feni menambahkan, di hari “H” ujian, peserta datang 30 menit lebih awal dari waktu yang ditetapkan. Meningat, seleksi yang akan dilaksanakan dua hari tersebut diikuti oleh ribuan peserta. Sehingga, akan sedikit menemukan kesulitan apabila datang terlambat dan belum mengetahui ruang tempatnya ujian.

Diakhir pembicaraannya, Feni berharap pelaksanaan ujian masuk jalur SPMB Mandiri tahun ini dapat berjalan lancar sesuai rencana. “Meski bulan Ramadhan, kita berharap semua berjalan baik, bahkan akan lebih khidmat,” harapnya. (lrf)